BATAUGA, suryametro.id – Viral belum lama ini, sebuah pesan WhatsApp beredar dikalangan kepala OPD hingga kecamatan yang diduga dikirim oleh seorang oknum di Bagian Kesra, Pemda Buton Selatan, Sulawesi Tenggara (Sultra).
Dalam pesan itu, oknum Bagian Kesra meminta uang Rp. 1 juta ke setiap OPD dan Camat. Uang tersebut menurutnya, untuk digunakan sebagai akomodasi kegiatan Tabligh Akbar yang diselenggarakan Pemda Busel belum lama ini.
“Itu sudah hasil kesepakatan,” kata oknum tersebut diujung pesannya.
Kabag Kesra Pemda Buton Selatan, Aliah saat dikonfirmasikan menolak untuk memberikan klarifikasi.
“Dapat dari mana chat itu. Saya mau kasi keterangan kalau kasi tau saya dapat dari mana pesan itu,” kata Kabag Kesra menolak.
Namun saat wartawan yang meminta klarifikasi meninggalkan ruangan kesra, Kabag Kesra tiba-tiba spontan mengaku hanya mengirim pesan meminta dana akomodasi hanya untuk tujuan orang camat.
“Hanya chat para camat sebanyak tujuh kecamatan yang ada di Kabupaten Buton Selatan,” katanya dengan nada menekan.
Ditempat terpisah, seorang Kapala OPD mengaku, pungutan mengatasnamakan pimpinan bukan hal baru di Busel.
“Setiap ada kegiatan, pasti ada pungutan,” ungkapanya sembari meminta merahasiakan identitasnya.
Terkait informasi tersebut, aparat penegak hukum bisa menyelidiki dugaan pungli tersebut. Karena menurut sejumlah OPD, pungutan tersebut cukup merugikan.
Penulis: Husni

