80 Persen Guru di Baubau Sudah Divaksin, Sisanya Punya Penyakit Bawaan

50
Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Baubau, La Ode Muhammad Arsal. (Foto: Dok suryametro.id)

BAUBAU, suryametro.id – Berdasarkan data Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Baubau, kurang lebih 80 persen guru se Kota Baubau baik dari tingkat Taman Kanak-Kanak (TK) hinngga jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) telah divaksi.

Sekertaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Baubau, La Ode Muhammad Arsal mengatakan, dengan total guru yang telah divaksin, Kota Baubau dinyatakan layak untuk menggelar kegiatan belajar tatap muka di sekolah namun masih terbatas.

“Untuk guru yang belum divaksin, seluruhnya karena ada penyakit bawaan,” kata Arsal dikonfirmasi, Jum’at (24/09/2021).

Arsal mengungkapkan, untuk peserta didik yang telah berusia 12 tahun keatas, masih dibawah 50 persen yang telah divaksin. Sisanya lagi, masih terkendala izin orang tua yang hingga kini masih enggan memberikan izin anaknya disuntik vaksin.

“Kami juga tidak bisa memaksakan, itu hak orang tua masing-masing. Namun demikian, kami akan terus berkoordinasi serta mensosialisasikan ke para orang tua karena vaksin itu aman dan sehat,” terang Arsal.

Meski belum mencapai angka 100 persen peserta vaksinasi baik bagi tenaga pengajar maupun peserta didik, proses belajar tatap muka secara terbatas tetap dilaksanakan tentunya dengan penerapan protokol kesehatan secara ketat.

“Setiap kelas kita bagi dua kelompok belajar, para siswa juga wajib pakai masker, cuci tangan usai beraktivitas. Dengan begitu, paparan Covid-19 dilingkungan sekolah bisa terminimalisir,” tutupnya.

Penulis: Adhil