RAHA, suryametro – Koalisi Masyarakat Peduli Hukum (KMPH), menggelar aksi unjuk rasa di depan Mako Polres Muna, Jum’at (28/11/2025). Aksi unjuk rasa itu dilakukan, terkait dugaan penanganan kasus rokok ilegal yang dinilai tidak ada kepastian.
Padalah sebelumnya, Polres Muna telah mengamankan satu unit mobil boks bermuatan rokok yang diduga ilegal merk Slava.
“Ketika sudah ada penangkapan dan ada barang bukti berupa rokok ilegal (Slava), maka hukum harus diterapkan sebagai mana proses yang berlaku bukan untuk sesuka hati yang bisa mencederai hukum berlaku. Kasus ini belum ada kepastian, sehingga kami duga ada permainan didalam penanganannya,” tegas Wahab, Ketua BEM Stais Muna dalam orasinya.
“Kami duga ada permainan, karena sampai saat ini rokok ilegal masih bebas beredar luas di Bumi Sowite Muna ini,” tambahnya.
Sementara itu, Wakil Ketua BEM Hukum Universitas Karya Persada Muna, Sultan Adiyaksa dalam orasinya, meminta Kapolres Muna harus serius menangani masalah rokok ilegal tersebut.
Waka Polres Muna, Kompol Aslim saat dikonfirmasi oleh massa aksi, masih irit bicara. Dirinya berdalih, belum mengetahui secara teknis terkait proses penanganan rokok ilegal tersebut.
“Bagaimana teknis penanganan kasus itu, nanti hari senin saja teman-teman datang. Ada Kapolres ataupun Kasat Reskrim yang bisa memberi penjelasan, kalau diluar teknis maka saya bisa menjelaskan,” ucap Waka Polres dihadapan massa aksi.
Penulis: Iman