Banyak Aksi Premanisme, Warga Desa Lowu-Lowu Mengadu ke DPRD

362
Kapolsek Gu, AKP Suleman. Foto: Istimewa

LABUNGKARI, suryametro.id – Banyaknya aksi premanisme yang terjadi di Desa Lowu-Lowu, Kecamatan Gu, Kabupaten Buton Tengah (Buteng), Sulawesi Tenggara (Sultra), membuat sejumlah masyarakat resah. Untuk itu, warga yang tergabung dalam Front Masyarakat Desa Lowu-Lowu, mengadukan hal tersebut ke DPRD Buton Tengah.

Menanggapi hal adanya aduan masyarakat ke DPRD, Kapolsek Gu, AKP Suleman mengaku telah melakukan langkah penindakan mulai dari pengecekkan di lapangan, hingga intens melakukan pemantauan serta patroli rutin di wilayah hukum Polsek Gu.

Selain masalah premanisme kata Suleman, aduan masyarakat juga terkait adanya tempat hiburan malam (THM) di Kecamatan Gu yang juga dinilai sangat meresahkan masyarakat setempat.

“Kami langsung turun cek dan melakukan tindakan cepat terkait pelaporan itu, akan tetapi di lapangan kami tidak menemukan seperti tunduhan itu, seperti adanya THM itu tidak benar karena sudah lama tidak beroperasi lagi. Untuk aksi premanisme sampai saat ini kami belum menemukan. Namun demikian, kami akan terus intens lakukan patroli setiap saat. Kami juga meminta masyarakat, agar secepatnya melapor ke kami jika mendapati seperti yang diadukan masyarakat itu,” jelasnya saat di konfirmasi via telepon Selasa, 16 Februari 2021.

Terkait adanya tindakan pengrusakan bangunan sekolah, kantor desa, rumah warga dan sanggar seni, hingga saat ini pihak Polsek Gu belum menerima laporan baik langsung maupun secara tertulis dari masyarakat.

“Jika ada laporan tentan tindakan kriminal, kami akan proses dan tidak ada namanya kebal hukum, kalau salah kami proses,” tegasnya.

“Saya harapkan untuk kepala desa sebagai pimpinan desa Lowu-Lowu, jika ada masyarakat yang bertikai untuk secepatnya mendamaikan, agar mereka saling merangkul dan saling menjaga kerukunan persaudaraan,” pesan Kopolsek Gu mengakhiri wawancaranya.

Reporter: Ahmad Subarjo
Editor: Adhil