Berhasil Dievakuasi, Sembilan Penumpang KM Putra Samudera 01 Selamat

76
Awak dan penumpang korban kapal bocor dievakuasi nelayan dan tim Rescue Basarnas Kendari, Selasa (7/12/2021) (ANTARA/HO-Humas Basarnas Kendari)

KENDARI, suryametro.id – Tim Basarnas Kendari berhasil mengevakuasi seluruh penumpang KM Putra Samudera yang karam di perairan Tanjung Toronipa, Kabupaten Konawe. Seluruh penumpang tersebut terdiri dari tiga awak kapal dan enam lainnya merupakan penumpang tujuan Pelabuhan Kendari, Selasa (07/12/2021).

Melalui siaran persnya, Basarnas Kendari mengungkapkan, kapal karam tersebut ditemukan sekitar pukul 17.20 Wita dengan posisi miring sekitar 1,5 mil laut arah barat daya dari perkiraan lokasi kecelakaan.

Sebanyak enam penumpang, dievakuasi dengan menggunakan kapal cepat milik masyarakat menuju Pantai Toronipa dan tiga awak kapal dievakuasi menggunakan RIB menuju Dermaga Utama Basarnas Kendari.

“Total keseluruhan korban kapal bocor sembilan orang semuanya dalam keadaan selamat,” kata Juru Bicara Basarnas Kendari, Wahyudi.

Pada pukul 18.20 Wita, Tim Rescue KPP Kendari tiba di Dermaga Utama Basarnas Kendari bersama tiga orang POB KM Putra Samudera dan selanjutnya mereka diserahkan kepada pihak keluarga.

Baca Juga: Kapal Motor Dari Sulteng Tujuan Kendari Karam Dihantam Ombak

Dengan ditemukan kapal tersebut beserta seluruh awak dan penumpang, operasi SAR terhadap KM Putra Samudera 01 yang nyaris karam akibat cuaca buruk di sekitar perairan Tanjung Toronipa dinyatakan selesai dan ditutup pada pukul 19.00 Wita.

Kondisi cuaca di lokasi kecelakaan berawan dengan kecepatan angin 2-15 knot serta tinggi gelombang 1-1,5 meter.

Para awak dan penumpang kapal nahas yaitu Kubais (47) sebagai nakhoda, Sangkala (59) dan Jarwah (49) keduanya anak buah kapal, serta enam penumpang, masing-masing Fina (23), Naeda (55), Saifuddin (33), Arifin (47), Wa Saima (45), dan Anggi (21).

“KM Putra Samudera 01, mengalami musibah kebocoran dalam pelayaran dari Pelabuhan Kaleroang Sulawesi Tengah tujuan Pelabuhan Kendari, Sulawesi Tenggara. Setelah dihantam ombak KM Putra Samudera 01 yang merupakan kapal penumpang dan barang itu, pecah hingga kemasukan air di perairan Tanjung Toronipa,” ungkap Wahyudi menutup.

Editor: Adhil