BMKG Baubau Peringatkan Adanya Gelombang Tinggi Dua Hari Kedepan

635
Prakirawan Cuaca BMKG Kota Baubau, Banu Wijaya. (Foto: Novi/suryametro.id)

BAUBAU, suryametro.id – Terkait prospek cuaca awal tahun 2021 untuk wilayah Indonesia khususnya di Baubau masih perlu diwaspadai. Terutama di bulan Januari-Februari yang memasuki masa puncak musim hujan.

Adanya curah hujan yang cukup tinggi karena masih adanya La Nina yang aktif, sehingga dapat menyebabkan terjadinya peningkatan akumulasi jumlah curah hujan atau kemungkinan masih dalam puncak musim hujan atau angin baratan. Selain itu, yang perlu masyarakat waspadai adanya gelombang tinggi pada satu dua hari kedepan.

Berdasarkan prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kota Baubau, gelombang tinggi tersebut terdapat di wilayah perairan Baubau bagian Selatan kemudian Baubau bagian Utara dan perairan Wakatobi.

“Terkait gelombang tinggi ini, harap di perhatikan resiko terhadap keselamatan yang terutama perahu nelayan,” ungkap Banu, Prakirawan Cuaca BMKGKota Baubau saat dikongirmasi media ini, Kamis (21/1/2021)

Lanjutnya, untuk perahu Nelayan kecepatan perlu mewaspadai kecepatan angin lebih dari 15 knot dan tinggi gelombang diatas 1,25 meter. Oleh karena itu, kapal tongkang perlu mewaspadai kecepatan angin lebih dari 16 knot dan tinggi gelombang diatas 1,5 meter. Sedangkan untuk kapal Feri, diharapkan mewaspadai kecepatan angin lebih dari 21 knot dan tinggi gelombang diatas 2,5 meter.

“Kami harap, masyarakat untuk tetap waspada terutama nelayan, kapal yang memuat dalam jumlah besar dan Feri, untuk selalu mengutamakan keselamatan,” tuturnya.

Selain itu, teruntuk curah hujan pada satu Minggu kedepan, pihaknya memperkirakan tidak setinggi satu Minggu terakhir ini, namun masyarakat tetap diminta perlu waspada. Dimana, adanya curah hujan yang tinggi, yang dapat menyebabkan beberapa bencana Hidrometeorologi seperti banjir, jalanan licin, pohon tumbang karena angin kencang hingga adanya sambaran petir.

Reporter: Novi
Editor: Herman Erlangga