Bupati Konsel Tegaskan Renja OPD Mengacu pada RPJMD

48
Bupati Konsel H. Surunuddin Dangga saat memimpin rapat bersama OPD. (Foto: Udin)

ANDOOLO, suryametro.id – Bupati Konawe Selatan (Konsel) H Surunuddin Dangga ST MM, menggelar rapat kerja perdananya bersama para pimpinan OPD di ruang rapat Kantor Bupati. Membahas program kerja kedepan, didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Ir H Sjarif Sajang dan Inspektur Daerah Mujahidin, Kamis (29/4/2021).

Dalam rapat tersebut, Bupati Konsel H. Surunuddin Dangga menegaskan, agar seluruh Rencana Kerja (Renja) OPD lingkup Pemerintah Kabupaten Konsel mengacu pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) dengan melanjutkan program kerja sebelumnya.

Salah satu rencana kerja menengah dengan tagline “Desa Maju Konsel Hebat” tersebut, Bupati Surunuddin memerintahkan untuk dibuatkan Pilot Project Desa Maju perwakilan masing-masing Kecamatan didukung sarana dan prasarana. Dengan terlebih dahulu mendata Desa mana yang akan fokus dikembangkan.

“Buat pendataan dan perencanaan awal, serta pengembangan kedepannya untuk persiapan pencanangan, satu Kecamatan dua Desa Maju,” pintanya.

Lanjutnya, desa yang dukungan infratrukturnya memadai dan moderen serta terintegrasi dengan semua program kerja OPD, dengan tersedianya dukungan pembangunan yang menunjang kehidupan masyarakat seperti sarana kesehatan, sarana transportasi, sarana pendukung ekonomi, penguatan modal sosial.

“Juga dukungan sektor unggulan lain, termasuk tersedianya jaringan internet dan penataan pemukiman penduduk. Serta sadar pencatatan sipil,” jelasnya.

Orang nomor satu di Konsel itu menargetkan, disetiap Desa Maju dukungan infrastruktur lebih memadai, tidak ada stunting, kemiskinan menurun, manajemen pemerintahan baik, memiliki akses internet, tidak ada lahan tidur, perumahan tertata rapi, warganya memiliki KTP 100 perseb hingga lain sebagainya.

Kemudian, untuk mendukung terealisasinya Desa Maju dan membangkitkan ekonomi pada sektor UMKM se-Konsel. Melalui Dinas Koperasi Pemkab akan mendata pelaku usaha dan memfasilitasi pemberian dana KUR bagi yang belum mendapatkan, dengan besaran bantuan antara 20 – 50 Juta yang sumber dananya dari Pusat Investasi Pemerintah (PIP).

“Adapun skema pembiayaan, yakni melalui PMN. Untuk itu saya meminta instansi terkait, bersama masyarakat pengusaha mikro memanfaatkan semaksimal mungkin peluang tersebut demi mendorong kebangkitan ekonomi,” tukasnya.

Oleh sebab itu, program Bupati kedepan, adalah mendorong optimalisasi pencapaian target pendapatan daerah pada semua sektor dan meningkatkan status setiap Puskesmas menjadi BLUD, serta peningkatan hilirisasi pertanian.

“Hilirisasi pertanian juga merupakan program kerja unggulan Bupati pada periode ini, dimana peningkatan nilai tambah produk harus dilaksanakan. Seperti penyediaan mesin penggilingan padi, agar gabah tidak terkirim keluar daerah, sehingga nantinya Konsel memiliki brand beras sendiri yang secara tidak langsung dapat meningkatkan taraf hidup petani itu sendiri,” tandasnya.

Mengakhiri rapatnya, Bupati Surunuddin menginginkan agar bantuan sosial yang ada, difasilitasi percepatan penyalurannya ke masyarakat termasuk pencairan Dana Desa, serta tidak mengendurkan penanganan covid-19 dengan meneruskan program vaksinasi sesuai ketersediaan vaksin.

Reporter: Udin