Cara Menenangkan Diri saat Cemas Menghadapi Pandemi Covid-19

7
Ilustrasi stres. TEMPO/Subekti

JAKARTA, suryametro.id – PEMBERLAKUAN PPKM Mikro diberlakukan guna membatasi ruang gerak masyarakat akibat kasus Covid-19 yang melonjak di sejumlah daerah. Ini membuat banyak orang diam di rumah dan mengonsumsi banyak konten media sosial, juga berita.

Apalagi kita tahu Covid-19 sudah memakan banyak korban. Akibatnya kita jadi cemas dan stres saat melihat berita tersebut. Lalu, bagaimana kita menjaga kesehatan mental dan mengatasi rasa cemas menghadapi pandemi?

Pelatih Kehidupan Auraa Image Management and Consulting Samira Gupta mengatakan, menyimpan emosi dan pengalaman negatif dapat membahayakan kesehatan mental kita, meningkatkan tingkat kecemasan dan stres, atau menyebabkan kurangnya motivasi untuk melakukan apa pun.

“Jika kita melepaskannya dari pikiran dan tubuh kita dengan cara yang sehat, kita akan menyelamatkan diri dari dampak buruknya,” kata Samira seperti dikutip Indian Express.

Karena itu, ia pun menyarankan agar Anda mencoba beberapa cara berikut ini untuk membantu menenangkan diri di tengah merebaknya kasus Covid-19 yang belum juga usai.

1. Jangan terlalu waspada

Sebagai manusia, sudah menjadi naluri kita untuk bersikap defensif dalam menghadapi ancaman atau kerugian. “Kebiasaan ini mendorong kita untuk fokus pada yang buruk daripada yang baik. Oleh karena itu, secara sadar alihkan fokus Anda ke hal-hal yang Anda syukuri setiap kali Anda berubah menjadi emosi negatif,” kata Samira.

2. Jangan menyimpan dendam

Menyimpan dendam menambah beban di pundak kita. Sifat memaafkan dapat membantu mengatasi perasaan tidak enak. Ketika kita melepaskan pengalaman yang tidak menyenangkan, kita merasa lebih ringan dan lebih termotivasi untuk bergerak maju.

3. Bangun ketahanan emosional Anda

Samira mengatakan, “Seperti karet gelang yang tidak berubah bentuk meskipun diregangkan dengan keras, demikian pula, tidak peduli seberapa keras emosi negatif Anda menarik Anda, Anda memiliki potensi untuk bangkit kembali.”

4. Ekspresikan emosimu

Menyimpan emosi yang terperangkap di dalamnya dapat memiliki implikasi. Jika ada situasi yang membuat Anda merasa tidak nyaman, yang terbaik adalah membicarakannya dengan orang yang Anda cintai. Jangan ragu untuk menghubungi mereka.

5. Hindari menyalahkan

“Ketika kita mengalihkan kesalahan kepada seseorang, situasi atau pengalaman, kita kehilangan kendali atas diri kita sendiri dan emosi kita. Sebaliknya, percayalah bahwa Anda melakukan yang terbaik yang Anda bisa dalam situasi tertentu dan berdamai dengannya,” jelasnya.

(Okezone)