Cegah Banjir di Kendari, Pemprov Sultra Tanam Pohon di Kolam Retensi Dekat Sungai Wanggu

21
BNPB RI memberikan Pin tanda kehormatan kepada Gubernur Sultra sebagai sebagai anggota BNPB Kehormatan. (Dok suryametro.id)

KENDARI, suryametro.id – Guna mencegah terjadinya banjir yang sering terjadi di Kota Kendari, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) menanam banyak pohon di area kolam Retensi Boulevar, Senin (01/11/2021).

Kolam retensi, merupakan kolam yang secara khusus dibuat untuk pengendalian banjir dengan cara kerja menampung hujan sementara waktu, sehingga air dapat meresap dalam tanah yang operasionalnya dapat dikombinasikan dengan pompa atau pintu air.

Fungsi utama kolam retensi boulevard Kendari ini, sebagai tempat penampungan air dalam mengatasi tingginya debit air sungai Wanggu ketika curah hujan meninggi. Selain itu, keberadaan kolam Retensi Boulevard juga berfungsi untuk mencegah banjir , kerusakan lingkungan, menjaga kualitas pasokan air tanah, meningkatkan kemampuan resap air dan sebagai salah satu objek wisata atau tempat rekreasi di Kota Kendari.

Penanaman pohon ini merupakan bagian dari mitigasi structural, dimana mitigasi ini merupakan tindakan mengurangi dampak bencana. Dilihat dari bencana banjir yang sering terjadi, sehingga pemerintah melakukan penanaman pohon untuk mengurangi bencana banjir ini.

Gubernur Sulawesi Tenggara, H Ali Mazi mengatakan, daerah aliran sungai Wanggu mempunyai hulu dan tengah di Kabupaten Konawe Selatan, sedangkan sebagian aliran sungai berada di Kota Kendari. Beberapa tahun lalu, setiap datang hujan dengan curah hujan yang tinggi, menyebabkan sungai Wanggu meluap. Inilah salah satu alasan pembangunan kolam Retensi Boulevard Kendari yang terdapat di sungai Wanggu.

“Dengan adanya kolam retensi dan penanaman pohoh ini dapat mengurangi air yang mengalir ke sungai Wanggu, sehingga banjir di Kota Kendari dapat berkurang,” kata Ali Mazi.

Reporter: Lindsa Manuara (M)
Editor: Adhil