BAUBAU, suryametro.id – Kota Baubau menjadi salah satu daerah di Sulawesi Tenggara (Sultra) yang masih tinggi angka paparan Covid-19. Bahkan belum lama ini, tim gugus tugas merilis ada 68 orang warga Baubau terkonfirmasi positif Civid-19, dimana satu orang dinyatakan meninggal dunia.
Sebagai salah satu daerah terbuka dan lokasi transit bagi pengguna jasa transportasi laut, serta menjadi daerah tujuan bagi daerah lain disekitar, membuat aktifitas masyarakat cukup tinggi sehingga rentan terjaddi paparan Covid-19.
Untuk mengantisipasi makin meluasnya paparan Covid-19, Pemerintah Kota Baubau telah melakukan rapat koordinasi bersama seluruh pihak terkait. Dalam rapat tersebut, sejumlah posko penyekatan untuk pemeriksaan kesehatan bakal diaktifkan kembali, khususnya posko penyekatan di jalur perbatasan dan pintu masuk pelabuhan.
Pelaksana tugas (Plt) Wali Kota Baubau, La Ode Ahmad Monianse berharap, warga Baubau bisa lebih patuh terhadp penerapan protokol kesehatan (Prokes), serta mengikuti program vaksinasi untuk menjaga kondisi serta imut tubuh tetap
“Karena memang Pak Presiden mengatakan, ada dua hal yang bisa membantu kita terhindar dari Covid-19. Yang pertama itu patuh prokes dan yang kedua ikut vaksinasi,” kata Monianse belum lama ini.
Terkhusus di lingkungan sekolah, Monianse berharap proses belajar mengajar secara langsung di ruang kelas bisa dilaksanakan dengan memperketat penerapan prokes. Pihak sekolah juga diminta tidak melakukan aktifitas yang dapat menciptakan kerumunan, mengingat beberapa pelajar di Kota Baubau saat ini terkonfirmasi positif Covid-19.
Penulis: Adhil