Cipayung Plus Sultra Dukung Pemerintah Dalam Memutus Pandemi COVID-19

112
Cipayung Plus Sultra menggelar Press Conference di pelataran MTQ Kota Kendari. (Foto: Ist)

KENDARI, suryametro.id – Cipayung Plus Sulawesi Tenggara (Sultra) yang terdiri dari PMII, LMND, HMI, GMNI, IMM, KAMMI, PMKRI, KMHDI, GMKI dan GPM menggelar Press Conference guna menanggapi perkembangan dan situasi terkini di Indonesia pada masa pandemi COVID-19, Selasa (27/7/2021) di pelataran MTQ Kota Kendari.

Terdapat lima poin pernyataan sikap Cipating Plus Sultra, mendukung penuh upaya yang dilakukan oleh pemerintah dalam rangka percepatan vaksinasi COVID-19, sebagai wujud untuk membentengi diri dari virus COVID-19 yang semakin masif penyebarannya.

Mendorong pemerintah untuk segera merealisasikan secara cepat dan terukur, pembagian bantuan sosial bagi masyarakat yang terdampak COVID-19.

Menghimbau kepada seluruh masyarakat Sulawesi Tenggara untuk senantiasa mematuhi protokol kesehatan yang telah ditetapkan oleh pemerintah.

Meminta kepada pihak kepolisian dan penegak hukum lainnya untuk menindak secara tegas, oknum yang melakukan penyelewengan terkait penyaluran bantuan sosial COVID-19.

Mengajak seluruh masyarakat untuk senantiasa memanjatkan Do’a kepada Allah S.W.T (Tuhan YME), agar pandemic COVID-19 segera berlalu dan aktivitas masyarakat kembali Normal.

“Dalam kesempatan ini, kami memberikan pernyataan sikap secara bersama – sama, sebagai bentuk perhatian dan dukungan kepada pemerintah dalam upaya melawan pandemi Covid – 19. Diantaranya, pelaksanaan percepatan vaksinasi,” ucap Ketua LMND Sultra, La Ode Farhan.

Farhan memastikan, akan mengawasi kinerja Pemprov Sultra agar tidak terjadi kesalahan dan penyelewengan terhadap penyaluran Bantuan Sosial COVID-19 untuk masyarakat, hal ini kaitannya dengan peran mahasiswa sebagai social control.

Dikesempatan yang sama, Ketua PKC PMII Sultra, Adryan Nur Alam mengungkapkan, pada dasarnya Cipayung Plus Sulawesi Tenggara telah ikut andil terkait persoalan percepatan Vaksinasi COVID-19.

Ia mengaku, bahwa gerakan yang selama ini dibangun adalah melakukan kerja sama dengan Polda Sultra dan dalam hal ini Kesatuan Brimob Polda Sultra, yang kemudian melaksanakan proses vaksinasi COVID-19 agar segera diselesaikan.

Selain itu, Adryan meminta kepada pemerintah agar sesegera mungkin menyalurkan bantuan sosial (Bansos) kepada masyarakat terdampak COVID-19.

“Kami juga meminta dan menghimbau kepada pemerintah agar bagaimana bisa penyaluran bantuan sosial di salurkan dengan cepat kepada masyarakat,” tutupnya.(adm)