Dinsos Muna Perbaharui Data Penerima Bantuan, Kadis: Harus Tepat Sasaran

RAHA, suryametro.id – Dinas Sosial Kabupaten Muna, melalui pendamping program keluarga harapan (PKH), besama Badan Pusat Statistik melakukan pendataan kembali terhadap keluarga penerima manfaat. Hal itu dilakukan sebagai upaya untuk terus memastikan sasaran penerimanya benar-benar layak menerima bantuan.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Muna, La Ode Moammar Khadafy menjelaskan, dari hasil pendataan kembali, banyak diantara para penerima langsung di coret sebagai penerima manfaat. Hal itu disebabkan, karena perubahan status sosial dan ekonomi.

“Ketika sudah tidak dapat bantuan, bisa saja ada perubahan kehidupan hari-harinya dan taraf kehidupnya. Seperti rumahnya sudah rumah batu maupun dipasang tegel, memiliki kendaraan hingga salah satu anggota keluarga sudah kerja di salah satu perusahaan,” ucap Khadafy saat dikonfirmasi, Selasa (02/12/2025).

Khadafy mejelaskan, saat ini proses penyaluran bantuan menggunakan sistem desil atau pembagian kelompok mayarakat berdasarkan tingkan kesejahteraan berdasarkan data tunggal sosial dan ekonomi nasional (DTSEN).

Untuk di Kabupaten Muna, ada lima kelompok yang jadi prioritas. Dimana untuk kelompok atau desil 1 hingga 4 terdiri dari kategori sangat miskin, miskin, hampir miskin dan rentan miskin diprioritaskan mendapatkan bantuan program keluarga harapan (PKH) sementara untuk desil 5 atau kelompok keluarga pas-pasan, dipriortaskan untuk mendapatkan bantuan progam sembako atau bantuan pangan non tunai (BPNT).

“Dari hasil pedataan di lapangan, ternyata banyak ditemukan warga yang harusnya masuk desil 1-4, namun karena salah menjawab maka nama mereka dimasukkan dalam kategori desil 6 atau kategori menengah ke atas. Nah ini yang perlu untuk diperbaharui agar mereka yang memang layak menerima, bisa menerima bantuan itu,” ungkap Khadafy.

Atas persoalan ini, pihaknya selalu berkomunikasi dengan Pusdatin agar perubahan desil itu bisa terbuka.

“Kami terus berkomunikasi dengan Pusdatin agar menu perubahan desil dibuka, kalau sudah terbuka menunya kita akan lakukan pengusulan sesuai hasil wawancara lagi,” tutupnya.

Untuk diketahui, Penerima PKH dan BPNT sebanyak 19.517 jiwa, sementara penerima BLT kesra di luar penerima Bansos sebanyak 16.329 jiwa, semua tersebar di 22 Kecamatan Se-Kabupaten Muna.

 

Penulis: Iman

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back To Top