Dishub Wakatobi Gelar Rapat Teknis Pengoperasian Pelabuhan Pengumpan Lokal

42
Situasi Saat Rapat Berlangsung (Foto: Samidin/suryametro.id)

WANGI-WANGI, suryametro.id – Dinas Perhubungan kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara menggelar rapat teknis pengoperasian pelabuhan pengumpan lokal yang dihadiri kepala instansi terkait di ruang rapat Dishub, Kamis (18/3/2020).

Kepala dinas perhubungan kabupaten Wakatobi, Hariadin menjelaskan, rapat tersebut untuk menerima sejumlah masukan terkait pengoperasian pelabuhan pengumpan lokal agar dapat mewujudkan pelayanan yang prima kepada masyarakat.

“Sehingga masyarakat dapat beraktivitas di pelabuhan dengan nyaman dan selamat,”cetusnya.

Dalam kesempatan itu ia mengungkapkan, jumlah pelabuhan pengumpan lokal di kabupaten Wakatobi merupakan yang terbanyak di Sulawesi Tenggara. Mulai dari Wangi-wangi, Kaledupa, Tomia, dan Binongko jumlah pelabuhan pengumpan lokal berjumlah 12 pelabuhan.

“Jumlah itu belum termasuk dengan pelabuhan-pelabuhan yang dibuat rakyat, kultur masyarakat kita jika dimungkinkan semua rumah memiliki pelabuhannya sendiri-sendiri, karena lantaran banyaknya, banyak pelabuhan kita yang tidak terurus, selain itu APBD dan tenaga kita terbatas untuk bisa menghadirkan pelayanan prima,”ungkapnya.

Mantan Sekwan itu melanjutkan, untuk bisa menghadirkan pelayanan prima kepada masyarakat Pelabuhan di Wakatobi tidak perlu banyak asalkan fasilitas penunjang dapat dilengkapi dan dibuat senyaman mungkin. Pelabuhan yang sementara ini digenjot sebagai pelabuhan pengumpan lokal dengan fasilitas lengkap yaitu pelabuhan di Numana dan Pelabuhan Wanci. Dalam waktu dekat, pelabuhan pengumpan lokal yakni pelabuhan Wanci akan dioperasikan.

“Disana nantinya ada Perhubungan, KPLP, Kesatuan Pelaksanaan Pengamanan Pelabuhan (KPPP), Sahabandar dan sebagainya yang berkaitan dengan pengoperasian pelabuhan. Itulah obsesi dan cita-cita kita,”pungkasnya.

Dalam Rapat tersebut dihadiri, KUPP Kelas III Wanci, Dinas Koperasi dan UMKM, Dinas Perdagangan, Dinas Pajak dan Retribusi Daerah, KPPP, Perusahaan Pelayaran, TKBM, Kantor Kesehatan Pelabuhan, TNI AL, serta Pemerintah Kecamatan Wangi-Wangi Sat Pol PP dan beberapa nakhoda /operator kapal Pelayaran.

Reporter : Samidin