Dispora Harap Pemuda Berpartisipasi Aktif Dalam Pengembangan Pariwisata di Wakatobi

48
Kadis Dispora Wakatobi, Muhammad Yunus Yusuf di Ruang Kerjanya. (Foto : Samidin/suryametro.id)

WANGI-WANGI, suryametro.id – Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Wakatobi, Muhammad Yunus Yusuf, berharap pemuda dapat berpartisipasi aktif dalam pengembangan pariwisata di Kabupaten Wakatobi.

Muhammad Yunus Yusuf, menaruh harapan itu kepada pemuda-pemudi karena ia meyakini potensi pemuda di Wakatobi bisa diandalkan. Ia menyebut, cukup banyak potensi pemuda di Wakatobi yang mempunyai bakat, baik dalam hal teknologi informasi dan olahraga.

“Sebenarnya kita tidak kekurangan pemuda-pemudi potensial, lihat saja hari ini bagaimana pemuda kita aktif dalam dunia digital seperti youtuber dan bakat-bakat lain seperti olahraga,” ungkapnya, Rabu (21/4/2021).

Ia tak pungkiri, banyak pemuda-pemudi Wakatobi yang hari ini berperan dalam dalam menggerakkan ekonomi rakyat dengan mendirikan usaha-usaha kecil hingga menengah. Namun untuk lebih menggeliatkan peran pemuda, perlu ada kegiatan yang berdampak luas kepada dunia pariwisata.

“Kita sudah punya jembatan Marina, puncak Waginopo, puncak Kahiyanga di Tomia dan masih banyak lagi ruang publik. Tempat-tempat seperti ini saja sebenarnya sudah bisa menjadi tempat kreativitas para pemuda untuk memicu kegiatan pariwisata,” cetusnya.

Selain berefek terhadap industri pariwisata, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga melanjutkan, aktifnya peran pemuda dalam hal pariwisata dan olahraga bisa menyebabkan kurangnya angka kriminalitas.

“Pembalap liar misalnya, kalau mereka ini diberikan fasilitas berupa arena balap, mereka-mereka ini justru bisa menjadi kebanggaan untuk daerah jika bertanding mengikuti ajang balap,” paparnya.

Sebagai instansi yang menangani masalah kepemudaan, dalam hal mengenal potensi yang dimiliki pemuda Wakatobi, Dispora sementara mengindetifikasi jumlah dan bakat apa yang dimiliki pemuda. Rencananya, Dispora akan membuat sebuah aplikasi yang akan berisi data terkait kepemudaan.

“Tujuan dari aplikasi ini supaya data pemuda bisa dikontrol setiap saat dan bisa terintegrasi dengan dinas yang lain, sehingga kebijakan bisa kita ambil dengan basis data yang jelas,” pungkasnya.

Reporter : Samidin