BAUBAU, suryametro.id – Lima orang pemuda di Kota Baubau menjadi korban penganiyaan orang tak dikenal (OTK), dengan menggunakan senjata tajam (sajam), pada Selasa (18/5) dini hari.
Dari kelima pemuda tersebut, ada salah seorang pemuda yang mengalami kritis, akibat ditikam pada bagian belakang. Diketahui, pemuda yang kritis tersebut merupakan anak Kepala Dinas (Kadis) PU Butong Tengah (Buteng).
Kasat Reskrim Polres Baubau, Iptu Najamuddin menjelaskan, peristiwa dugaan tindak pidana penganiayaan tersebut terjadi pukul 03.00 Wita, Selasa (18/5), tempat kejadian perkara (TKP) di Non Blok dan seputaran Pantai Kamali, Kota Baubau.
“Jadi ada dua TKP dengan tersangka yang sama. Totalnya ada lima korban, satu agak kritis yang mengalami luka tusuk pada bagian belakang, saat ini sedang menjalani perwatan di RS Palagimata, sedangkan empat korban lainnya luka ringan dan telah pulang ke rumah masing-masing,” ungkapnya kepada suryametro.id, Rabu (19/5/2021).
Diceritakan, awalnya TKP penganiyaan terjadi di Non Blok, yang saat itu korbannya sedang nongkrong dan kemudian kedua pelaku dengan menggunakan sepeda motor langsung menghampiri dan kemudian menyerang para korban.
Lanjutnya, untuk TKP kedua terjadi diseputaran Pantai Kamali, saat itu korban berpapasan dengan pelaku dan kemudian langsung di serang menggunakan sajam, bahkan korban masih dikejar oleh pelaku hingga ke depan Polres Baubau, namun tidak terjadi pelaku tidak melanjutkan aksinya.
Ia mengatakan, dari keterangan para korban, tersangka penganiyaan berjumlah dua orang dengan menggunakan sepeda motor. Namun, saat ini pihaknya mengumpulkan keterangan dan telah memeriksa CCTV yang berada di TKP untuk mengetahui kedua tersangka.
“Motif dari para pelaku belum diketahui, saat ini kedua pelaku sudah dalam identifikasi. Namun kami telah mendapat titik terang untuk melakukan pengembangan lebih lanjut,” ucapnya.
“Betul, salah satu dari korban penganiayaan yang lukanya agak serius itu adalah anak dari Kadis PU Buteng,” tutupnya.
Penulis : La Ode Muh. Abiddin