DPRD Baubau Perjuangkan Aspirasi Guru Honorer Dikemnpan RB

59 views
DPRD Baubau Perjuangkan Aspirasi Guru Honorer Dikemnpan RB. Ist

JAKARTA, suryametro.id – Lima Anggota DPRD dari Komisi I DPRD Baubau berkonsultasi dengan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), Kamis (08/06/2023).

Kelima anggota DPRD itu, masing masing Wakil Ketua DPRD Kota Baubau, Kamil Ady Karim dari (Partai PAN), Ketua Komisi I DPRD Kota Bauabau, Muh.Yumardin Haeruddin (PDIP), Roslina Rahim (Perido), Ilor Syamsuddin (Anggota DPRD dari Partai Berkarya yang juga Mantan Wartawan SCTV) dan Farida dari Partai Golkar.

Saat tiba di Kantor Kemenpan RB, wakil rakyat asal Kota Baubau tersebut langsung ditemui Deputi Kemenpan RB wilayah timur Indonesia sebanyak dua orang.

Dalam pertemuan itu, anggota DPRD Baubau khusus menindaklanuti aspirasi yang masuk di DPRD Kota Baubau.

Menurut Muh. Ilor Syamsuddin, ada dua aspirasi yang dibawa ke Kemenpan RB, hal pertama adalah aspirasi dari 200 guru honorer swasta yang meminta agar mereka diberikan hak yang sama untuk mengikuti ASN maupun PPPK yang digelar oleh pemerintah, termasuk 50 guru honorer swasta yang sudah inpassing.

“Selanjutnya aspirasi 29 guru honorer PPPK yang dinyatakan lulus pasing grade pada tahun 2021, yang sampai hari ini belum diangkat karena terkendala kuota formasi,” kata pria yang akrab disapa Ilor.

Ketua Komisi I DPRD Kota Baubau, Muh.Yumardin Haeruddin, menyatakan, respon pihak Kemanpan RB sangat baik, berkaitan dengan rekruitmen pengangkatan ASN PPPK, terutama tenaga guru. “Pada dasarnya 29 guru honorer yang sudah lulus pasing grade masih diprioritaskan oleh Kemenpan RB, sehingga Pemkot diharapkan segera buka formasi tahun 2023”, kata Yumardin kepada wartawan keptonnews.com.

Saat ini, lanjut Yumardin, Kemenpan RB sedang menggodok dan menyiapkan regulasi model perekrutan ASN PPPK, sehingga diharapkan Baubau melengkapi usulan formasi yang telah diajukan.

“Pemkot Baubau ada mengusul formasi, tapi dokumennya belum lengkap”.

“Bulan ini harus dilengkapi, karena Kemenpan RB tak mungkin menunggu kelengkapan dokumen dari Baubau, jika jadwal dan regulasi pendukungnya yang sementara digodok sudah selesai, ungkapnya.

Yumardin menegaskan sekembalinya dari Jakarta, Komisi I Dprd Kota Baubau akan kembali rapat bersama Pemkot dengan instansi teknis, guna menindaklanjuti aspirasi yang berkembang dikalangan para honorer guru di sekolah swasta maun honorer guru di sekolah negeri. (adm)