DPRD Wakatobi Sepakati KUA dan PPAS Perubahan 2021

54
Anggota DPRD Membacakan Pandangan Fraksi di Hadapan Pemerintah kabupaten Wakatobi - Foto: Samidin/Suryametro.id

WANGI-WANGI, Suryametro.id – Dalam rapat paripurna bersama Pemda Wakatobi di ruang Paripurna sekretariat DPRD, Senin (13/9/2021), Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) kabupaten Wakatobi menyepakati Rancangan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) perubahan 2021.

Rapat yang dihadiri Wakil Bupati dan seluruh intansi Pemda Wakatobi tersebut sebanyak lima fraksi diantaranya, Fraksi PDIP, fraksi NasDem, fraksi Golongan Karya, Fraksi Debar dan Fraksi Nurani Demokrat menyepakati rancang KUA dan PPAS 2021 dengan beberapa catatan dari sejumlah Fraksi.

Fraksi Golongan Karya misalnya, Melalui juru bicaranya, Arman Alini saat membacakan pandangan Umumnya mengatakan, fraksi Golongan Karya menilai rancangan KUA-P dan PPAS-P sebelum menjadi dokumen KUA-P dan PPAS-P tahun anggaran 2021. Butuh kecermatan, ketelitian serta mempertimbangkan perspektif perekonomian daerah.

“KUA pendapatan dan belanja daerah serta rancangan prioritas dan plafon anggaran sementara perubahan APBD Kabupaten Wakatobi 2021 merupakan dokumen yang dijadikan rujukan dalam penyusunan anggaran pendapatan dan belanja daerah. Karena dokumen rujukan/referensi bersifat asumsi, forecasting,” Katanya.

Sepuluh item yang menurutnya perlu ditindaklanjuti oleh Pemda Wakatobi diantaranya, meminta klarifikasi Pemkab Wakatobi terkait menurunnya pendapatan pajak daerah dari Rp 6.288.075.350 dari target sebesar Rp 8.230.432.846. Seberapa besar pengeruhnya dengan pandemi Covid-19. Serta dijelaskan obyek pajak apa saya yang menjadi sumber yang menjadi permasalahannya.

Pada pos belanja hibah, F-Golkar meminta Pemkab Wakatobi untuk mengalokasikan hibah pada PDAM Wakatobi. Guna membiayai penyediaan air minum berupa sambungan rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah serta pembiayaan maintenance mesin pembangkit PDAM.

“Sebagai wujud kepedulian terhadap dunia pendidikan. F-Golkar meminta Pemkab Wakatobi untuk mengalokasikan dana insentif bagi guru tidak tetap (GTT) SD – SMP di wilayah terluar/terpencil (Pulau Runduma Tomia, Pulau Horuo, Darawa, Lentea Kaledupa Selatan, Haka Togo Binongko,”paparnya.

Lanjutnya, F-Golkar juga meminta, Pemkab Wakatobi untuk mengalokasikan anggaran pembangunan jalan di Kaledupa, Tomia dan Binongko. Penerangan Jalan Umum (PJU) akses ke Dermaga Waitii Tomia, dan mercusuar untuk membantu navigasi kapal laut di Tondapa Usuku Tomia Timur dan Tadu Sampalu Lentea Tomia Timur.

Reporter: Samidin