Enam Perda Baru Akan Lahirkan Produk Hukum Berkualitas dan Peningkatan PAD di Konsel

54
DPRD dan Pemkab Konsel saat menetapkan enam Perda - Foto: Udin/suryametro.id

ANDOOLO, suryametro.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Konawe Selatan (Konsel), bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), menetapkan dan menyetujui enam Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) menjadi Peraturan Daerah (Perda)

Paripurna dipimpin Ketua DPRD Irham Kalengggo dan Wakil Ketua Hj Hasnawati. Dihadiri Bupati Konsel H Surunuddin Dangga, Wakil Bupati Rasyid dan Sekretaris Daerah (Sekda) Ir Drs H Sjarif Sajang, serta unsur Forkopimda, Senin (30/8/2011).

Pengesahan Perda merupakan bentuk sinergitas kedua lembaga juga dalam rangka meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat, sekaligus wujud kepedulian pemerintah dalam memberikan pelayanan terbaik bagi kemajuan Konsel.

Pada kesempatan itu, Bupati Konsel Surunuddin menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada DPRD, atas perampungan pengesahan Perda. Ia berharap dapat terus mendorong sinergitas dalam membangun peningkatan hubungan kerja konstruktif dan berkesinambungan.

Terkait pelaksanaan Perda yang telah ditetapkan, kata Bupati Surunuddin dengan itu dapat melahirkan produk hukum berkualitas sekaligus menjawab keinginan dan harapan masyarakat luas, serta semoga berkontribusi bagi peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Sehingga ruang fiskal daerah dapat digunakan seoptimal mungkin, untuk kesejahteraan masyarakat dan percepatan pembangun daerah menuju terwujudnya Desa Maju Konsel Hebat,” tukasnya.

Khusus pajak air tanah dan lainnya, surunuddin memastikan Perda tidak bakal membebani kehidupan masyarakat rumah tangga, namun lebih kearah persiapan retribusi kepada perusahaan industri besar, yang berinvestasi di wilayah Konsel.

Selain itu, mantan Ketua DPRD Konsel ini juga menyampaikan syukurnya karena pasien kasus covid-19 di Rumah Sakit saat ini nihil, namun ia tetap mengajak bersinergi mengatasi dampak pandemi agar turun ke PPKM level 2, yang selanjutnya masuk zona hijau agar aktifitas masyarakat berjalan normal dan ekonomi masyarakat pulih kembali.

Lanjutnya, walaupun ada beberapa catatan penting untuk menjadi kewajiban Pemkab agar dijalankan, namun secara garis besar pandangan dan pendapat akhir Fraksi-fraksi DPRD Konsel yang dibacakan juru bicara masing-masing menyetujui dan menerima ke enam Perda tersebut, hal itu dalam rangka memberikan kepastian hukum masyarakat dalam berusaha dan demi kelancaran pelaksanaan pembangunan serta kemajuan daerah.

Adapun ebam Raperda yang ditetapkan dan disahkan menjadi Perda Kabupaten Konsel yakni, Perda Tentang Penyetujuan Laporan Pertanggung Jawaban Pelaksanaan APBD 2020, Perda Perubahan Tentang Pajak Restoran, Perda Perubahan Tentang Pajak Mineral Bukan Logam dan Batuan, Perda Tentang Retribusi Pelayanan Tera/Tera Ulang, Perda Tentang Pajak Air Tanah dan Perda Tentang Pajak Sarang Burung Walet.

Penetapan Ranperda tersebut telah diadakan mekanisme pembahasan melalui beberapa rapat internal, pertemuan dan kunjungan kerja yang juga telah dikaji dan disesuaikan dengan peningkatan pertumbuhan ekonomi daerah.

Reporter: Udin