Gelar Vaksin Pakem, Kejari Buton Tawarkan Hadiah 1 Unit Motor dan 6 Sepeda

45
Gelar Vaksin Pakem, Kejari Buton Tawarkan Hadiah 1 Unit Motor dan 6 Sepeda. (Dok suryametro.id)

PASARWAJO, suryametro.id – Kejaksaan Negeri (Kejari) Buton dibawah kepemimpinan Ledrik VM Takaendengan membuat terobosan dalam rangka mensukseskan tujuh perintah harian Jaksa Agung, ST. Burhanuddin. Salah satunya mendukung penuh kebijakan pemerintah dalam penanggulangan Covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional sesuai ketentuan.

Dalam kegiatan tersebut, Kejari Buton mengusung tema Vaksin PAKEM (Profesional, Akuntabel, Komitmen, Edukatif, Melayani) Sakti untum Indonesia Hebat. Menariknya, masyarakat yang hadir untuk mengikuti vaksin nantinya akan berpeluang membawa pulang hadiah. Tak main-main, 1 unit motor, 6 unit sepeda dan hadiah menarik lainnya.

“Untuk hadiah itu inisiatif dari Kejari Buton. Karena kami melihat di Buton baru 20 persen yang sudah melakukan vaksin. Dan kita sudah tempuh semua cara tetapi tetap masyarakat tidak mau vaksin,” kata Ledrik kepada suryametro.id melalui pesan WhatsApp nya, Kamis 7 Oktober 2021.

Dalam rangka mendukung kelancaran kegiatan tersebut, Kejari Buton mengajak stakeholder lain untuk ikut berpartisipasi. Apalagi, jumlah vaksinasi yang ditargetkan selama Selasa-Rabu, 26-27 Oktober 2021 adalah 500 orang yang dilaksanakan di kantor Kejari Buton. Akan tetapi, pihaknya tetap menyiapkan alternatif tergantung respon masyarakat nantinya.

Gelar Vaksin Pakem, Kejari Buton Tawarkan Hadiah 1 Unit Motor dan 6 Sepeda. (Dok suryametro.id)

“Sudah komitmen Dinkes dan RSUD akan bekerja sampai malam seandainya terget melampaui. Maka saya mengajak stakeholder lain untuk partisipasi dan semua dengan niat baik dan sukarela mendukung giat dimaksud,” tambah pria berkacamata itu.

Lebih lanjut, untuk tahap awal, Kejari Buton masih akan fokus di kabupaten induk. Alasannya, karena data yang baru melakukan vaksin masih sangat minim, yakni 20 persen. Sedangkan untuk Kabupaten Buton Selatan dan Buton Tengah yang juga dibawah wilayah hukum Kejari Buton, pihaknya masih akan melakukan koordinasi dengan pemerintah dan OPD setempat.

“Saya belum komunikasi dengan Pak Bupati Busel dan Buteng juga OPD. Data di dua daerah itu juga saya belum lihat. Karena kami masih fokus di induk. Mohon dukungannya, ya. Saya hanya bisa lakukan ini untuk masyarakat,” ungkapnya.

Ledrik berharap, dengan adanya vaksin tersebut, seluruh masyarakat khususnya di Kabupaten Buton dapat mendukung kelancaran program pemerintah.

Dalam kegiatan tersebut, pihak-pihak atau stakeholder yang ikut dilibatkan, yakni DPRD Kabupaten Buton, Dinas Kesehatan Buton, RSUD Buton, BPBD Buton, Dinas Pendidikan Buton, Bank BRI, Bang BNI, Penanaman Modal, Bank Mandiri serta Kecamatan Pasarwajo.

Penulis: Hariman