Harga Bahan Pokok di Wakatobi Diperkirakan Aman Sepanjang Ramadhan

106
Bahan Pokok saat Dijual Dipasar Tradisional (Foto : Samidin/Suryametro.id)

WANGI-WANGI, suryametro.id – Harga Bahan Pokok Makanan yang mana selalu tidak stabil pada saat bulan suci ramadhan, di Wakatobi tahun ini diperkirakan aman. Hal itu diungkapkan kepala dinas Perindustrian dan Perdagangan kabupaten Wakatobi, Safiuddin di ruang kerjanya, Senin (12/4/2021).

Saifuddin mengungkapkan, harga bahan pokok makanan yang masih mengalami kanaikan harga pada bulan Ramadhan tahun ini hanya Cabe Besar mengikuti harga Cabe Besar nasional. Sedangkan bahan pokok makanan lainnya di Wakatobi diperkirakan masih akan stabil sepanjang bulan suci Ramadhan.

“Secara umum kondisi bahan pokok kita masih terbilang stabil berbeda dengan tahun sebelumnya bawang merah bawang putih beras itu sempat kita kekurangan, namun Alhamdulillah tahun ini tidak. Paling yang agak naik itu harga cabe Besar dan Cabe Keriting, itu mengikuti harga nasional,”ungkapnya.

Dari Hasil Pantauannya, harga Tomat berada di harga Rp16.000 per kilo, Kentang Rp30.000, Wortel Rp30.000, kemudian Cabe Besar dan Cabe Keriting harga 60-65 ribu, cabe rawit Rp15.000 per liter. Kemudian, sayur-sayuran seperti Koll Rp15.000, Bawang Putih Rp33.000, bawang merah Rp30.000.

“Beras berada pada harga 530 ribu sedangkan di Bulog ada yang harga 430 ribu hingga 440 ribu. Beras Ketan 12 ribu per liter, gula 12 ribu perliter, kemudian telur harga mulai 44 hingga 45 ribu namun stok kita dalam beberapa hari ini akan tiba,”cetusnya.

Stabilitas harga bahan pokok makanan ini menurutnya, juga dipengaruhi oleh distribusi bahan pokok makanan yang cukup lancar dari sumbernya dengan menggunakan mode transportasi tol laut. Jika pada tahun-tahun sebelumnya Tol Laut beroperasi ke Wakatobi per 28 hari, tahun ini beroperasi ke Wakatobi per 18 hari saja.

“Kita berharap dengan rentan yang seperti ini, stock itu akan terjaga terus dan sejauh ini kita sudah berdiskusi dengan pelaku-pelaku usaha. Untuk kita lihat kebutuhan apa yang benar-benar mendesak di Wakatobi ini sekarang ini,”harapnya.

Untuk diketahui, dalam rangka mengontrol harga bahan pokok di pasar, pemerintah kabupaten Wakatobi telah membentuk Tim Pemantau Inflasi Daerah (TPID) yang langsung dipimpin oleh sekretaris daerah La Jumadin.

Reporter : Samidin