HOAX, Penerima PKH Bisa Dicoret Namanya Jika Tidak Divaksin

162
Sekertaris Dinas Sosial Kota Baubau, Drs La Kaju. (Dok suryametro.id)

BAUBAU, suryametro.id – Beredar luasnya informasi ditengah masyarakat, jika penerima bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) bakal dicoret namanya dari daftar penerima manfaat, rupanya tidak benar alias hoaks. Bahkan pihak Dinas Sosial mengaku tidak pernah mengeluarkan instruksi tersebut.

Ditemui di ruang kerjanya, mengatakan, PKH merupakan bantuan langsung dari Kementerian Sosial. Para penerimanya juga kata La Kaju, berdasarkan data yang ada di Kementerian Sosial.

“PKH itu progam nasional. Kalau katanya tidak vaksin bisa di coret, kami belum dapat aturan itu. Tidak ada aturan itu, jadi selama yang bersangkutan masih layak terima PKH, ya selama itu yang bersangkutan masih punya hak. Mau divaksin atau belum, itu tidak mengugurkan haknya,” ungkap La Kaju dikonfirmasi, Senin (05/06/2021).

Saat ini kata La Kaju, pihaknya tengah melakukan validasi data penerima manfaat. Guna memastikan kembali, yang bersangkutan masih layak atau tidak jadi penerima manfaat PKH. Jika yang bersangkutan tidak layak lagi, dalam artian kondisi ekonominya sudah membaik, nama yang bersangkutan akan diusulkan untuk diganti.

“Atau misalnya orangnya sudah tidak ada, pindah domisili atau sudah tinggal di luar daerah, itulah yang jadi fokus validasi data kami. Validasi ini tidak hanya untuk PKH saja, namun berlaku untuk semua jenis bantuan sosial,” terang La Kaju.

“Yang jelas, soal mereka yang tidak vaksin bisa dicoret, kami belum dapat aturan itu,” tutupnya.

Reporter : Novi/M4
Editor : La Ode Muh. Abiddin