Istri Bupati Buton Ikuti Upacara Pembukaan Jambore Kader PKK Tingkat Sultra Secara Virtual

58
Ketua TP-PKK Kabupaten Buton, Ny Delya Montolalu La Bakry saat mengikuti upacara secara virtual pembukaan Jambore Kader PKK tingkat Provinsi Sultra tahun 2021 - Doc: Kominfo Buton

BUTON, suryametro.id – Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Buton, Ny Delya Montolalu La Bakry mengikuti upacara pembukaan Jambore Kader PKK tingkat Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) tahun 2021. Kegiatan yang dilakukan secara virtual tersebut, bertempat di Pelataran Rujab Bupati Buton, Malige Daoanowajo, Senin (6/9/2011)

Pelaksanaan Jambore ke 9 itu, akan diselenggarakan di Kota Kendari selama tiga hari, mulai tanggal 6-8 September 2021 dengan melibatkan 17 Kabupaten/Kota di Sultra.

Gubernur Sultra, H Ali Mazi SH dalam sambutannya mengucapkan, rasa terimakasih dan apresiasi kepada pengurus PKK yang telah berkerja dengan baik, sehingga kegiatan Jambore Kader PKK tingkat Provinsi Sultra tahun 2021 dapat terlaksana meskipun secara virtual.

Sesuai tema yang di usung yaitu ‘Melalui Jambore Kader PKK Tingkat Provinsi Sultra Menuju PKK Bersatu dan Kerkinerja’, diharapkan agar pengurus PKK memiliki visi dan misi yang sama, dalam menghadirkan kinerja kader PKK yang lebih berdaya guna dan bernilai manfaat dalam rangka mewujudkan keluarga bertaqwa, berakhlak mulia dan berbudi luhur serta sejahtera, maju dan mandiri

“Saya berharap, agar kiranya kegiatan dalam program PKK dapat berjalan seirama dengan program pemerintah daerah, yang tertuang dalam visi terwujudnya sultra yang aman, maju, sejahtera dan bermartabat,” ungkap Ali Mazi, saat membuka Jambore di Aula Bahteramas, Kantor Gubernur Sultra.

Lanjutnya, sebagai mitra pemerintah, kader PKK dapat bersinergi dengan pemerintah dalam menggerakan partisipasi masyarakan, untuk mendukung program pembangunan. Antara lain, penuntasan kemiskinan, pendidikan dan kesehatan seperti penanggulangan covid 19 yang sedang melanda negeri saat ini.

Orang nomor satu di Sultra itu juga mengungkapkan, pelaksanaa jambore secara virtual adalah, bentuk adaptasi pemerintah daerah terhadap kebijakan pemerintah pusat, yaitu pemberlakuan PPKM bersalah mikro dalam rangka memutus rantai penyebaran covid-19.

“Sekalipun kegiatan ini dilakukan secara virtual tapi saya berharap hal ini tidak mengurangi esensi serta maksud dan tujuan yang hendak dicapai yaitu memaksimalkan kader PKK dalam melaksanakan sepuluh program PKK di wilayah masing-masing,” pungkasnya.

Sementara itu, ketua TP-PKK Provinsi Sultra, Hj Endang Abbas mengatakan, kegiatan Jambore Kader PKK ini diharapkan bisa menjadi media untuk mengasa kreatifitas dan inovasi kader PKK dalam meningkatkan kinerja untuk mewujudkan PKK yang sehat dan sejahtera.

Adapun, jenis lomba yang diikuti 17 Kabupaten/kota se Sultra yaitu, Lomba Devile, Lomba Penyuluhan, Lomba Kesenian dan lomba Senam Tobelo

Pada kegiatan yang dilaksankan secara virtual itu juga diikuti, Sekretaris Daerah Kabupaten Buton, La Ode Zilfar Djafar, Asisten Administrasi Tata Pemerintahan dan Kesra Sekda Kabupaten Buton Alimani, para Kepala OPD Lingkup Pemkab Buton dan Pengurus TP-PKK Kabupaten Buton.(Adm)