Jadi Bupati Buton Tengah, Harta Samahuddin Berkurang Rp 6,7 Miliar

171
ASN Buteng yang Ketahuan Berjudi Akan Dinonjob. Doc. suryametro.id

JAKARTA, suryametro.id – Jika kebanyakan pejabat negara atau pejabat daerah hartanya mengalami kenaikan selama mengemban jabatan, tidak berarti untuk Bupati Buton Tengah (Buteng), Samahuddin. Hartanya justru mengalami penyusutan sejak menjadi Bupati sebesar Rp. 6.716.905.313.

Dalam Laporan Harta Kekayaan Pejabat Negara (LHKPN) di website Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Samahuddin pertama kali melaporkan hartanya ke KPK pada 9 September 2016 saat mencalonkan diri menjadi Bupati. Saat itu hartanya mencapai Rp. 22.004.724.183.

Setelah resmi menjadi Bupati di tahun 2017 tepatnya tanggal 22 Mei, La Ramo (sapaan akrab Bupat Buteng) kembali melaporkan hartanya untuk periodik 31 Desember 2018. Tercatat, total hartanya berkurang drastis menjadi Rp. 13.950.587.873. Artinya ada pengurangan Rp. 6.716.905.313 selama menjadi Bupati Buteng.

Untuk laporan harta kekayaan periodik 31 Desember 2019, harta La Ramo mengalami peningkatan dari tahun 2018 menjadi total Rp. 14.869.351.175. Sedangkan dalam LHKPN periodik 31 Desember 2020 kembali mengalami peningkatan menjadi Rp. 15.287.818.870.

Di tahun 2020, La Ramo tercatat memiliki 11 bidang tanah dan bangunan yang seluruhnya dari hasil sendiri dengan total Rp. 9.044.800.000 yang semuanya tersebar di wilayah Kota Baubau. La Ramo juga memiliki alat transportasi dan mesin dengan total nilai Rp. 1.622.000.000. Rinciannya, tujuh unit mobil berbagai jenis dan lima unit motor berbagai jenis.

La Ramo juga memiliki harta bergerak lainnya sebesar Rp. 606.800.000. Kas dan Setara Kas sebesar Rp. 3.228.218.870, harta lainnya sebesar Rp. 786.000.000. La Ramo juga tercatat tidak memiliki hutang.

Penulis : Hariman