Kabupaten Buton Masuk Level 2 Kasus Covid-19, La Bakry Minta Warga Patuhi Prokes

90
Bupati Buton, Drs La Bakry MSi - Doc: Kominfo Buton

BUTON, suryametro.id – Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) menjadi salah satu kota dari 43 daerah di Indonesia di luar Jawa-Bali, yang melakukan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) mikro karena masuk level 4 kondisi kasus covid-19.

Berdasarkan penilaian Kementrian Kesehatan, khususnya Kabupaten Buton dan Kabupaten Buton Selatan (Busel)berada di level 2 dalam kasus pandemi covid-19, artinya kesehatan masyarakat berada di tengah-tengah atau standar.

Dengan adanya hal tersebut, Bupati Buton Drs La Bakry MSi meminta warga untuk tetap patuh pada protokol kesehatan (Prokes), karena maraknya wabah covid-19 dunia kembali disibukan dengan virus yang mematikan itu.

“Varian delta covid-19 lebih berbahaya daripada varian yang ada sebelumnya, jadi jangan pandang remeh covid-19 ini dan juga jangan terlalu takut, kita harus tetap optimis agar sistem imun tubuh kita tetap stabil,” ungkap La Bakry, saat menyalurkasn bantuan di Kecamatan Lasalimu, Senin (26/7/2021)

Orang nomor satu di Buton itu berharap, agar masyarakat tetap melakukan aktifitas yang positif dan menghindari kerumunan. Yang melaut tetap melaut yang berkebun tetap berkebun dan jangan lupa jaga pola makan yang sehat dan manfaatkan sinar matahari pagi untuk kebutuhan tubuh akan vitamin D.

“Sampaikan kepada masyarakat yang tidak sempat hadir hari ini untuk tetap berkebun karena kita tidak tau kapan pandemi ini akan berakhir,” himbaunya.

Lanjutnya, ia juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama membantu pemerintah untuk memutus penyebaran virus ini. Dengan, menjaga pribadi diri dan keluarga supaya tidak terpapar, dengan mengikuti prokes yang telah ditetapkan pemerintah.

Bupati Buton, La Bakry saat menyerahkan bantuan beras di Kecamatan Lasalimu – Doc: Kominfo Buton

Untuk diketahui, pemerintah dari presiden, menteri hingga kepala daerah sedang bahu membahu menghadapi persoalan ini hingga penyaluran bantuan sebagai bentuk perhatian pemerintah kepada masyarakat.

Khususnya di Kabupaten Buton, bantuan yang disalurkan merupakan stimulan dari pemerintah, meski hal tersebut tidak akan menghilangkan masalah yang sedang dihadapi saat ini, tetapi setidaknya dapat meringankan beban masyarakt dalam menghadapi pandemi covid-19

Oleh sebab itu, Pemkab Butob kembali menyalurkan bantuan berupa beras di di Kecamatan Lasalimu, untuk masyarkat yang masuk dalam Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Sosial Tunai (BST).

Penyaluran bantuan, yang diserahlan secara simbolis oleh Bupato Buton itu, berjumlah 534 untuk PKH dan BST 1531, yang terbagi di Desa Wasambaa, Wasuamba, Bonelalo, Talaga Baru, Kelurahan Kamaru, Desa Lasembangi, Sribatara dan Togomangura, Desa Suandala, Nambo, Lawele dan Benteng, Desa Wagari, Kakanauwe dan Waoleona.

Kecamatan Lasalimu merupakan kecamatan Ke empat yang melakukan penyaluran bantuan beras setelah kecamatan Wabula, Wolowa dan Kecamatan Pasarwajo kemudian akan dilanjutkan di Kecamatan Siotapina, Lasalimu Selatan dan Kapuntori.(Adm)