Kapolres Buton Upayakan Mediasi Bupati Busel dan Deni Djohan

152
Kapolres Buton, AKBP Gunarko. (Foto: Humas Polres Buton)

PASARWAJO, suryametro.id – Kapolres Buton, AKBP Gunarko mengaku telah melakukan mediasi antara Bupati Buton Selatan (Busel), La Ode Arusani dan wartawan telisik.id, Deni Djohan. Tapi, proses tersebut gagal karena pihak Bupati Busel enggan untuk melakukan mediasi.

Kepada suryametro.id, Gunarko menjelaskan bahwa dalam persoalan ini pihak penyidik Polres Buton kembali telah melayangkan surat kepada Dewan Pers dengan beberapa pertanyaan. Dewan Pers juga telah membalas pertanyaan penyidik melalui surat yang diterima.

Di akhir surat, lanjut Gunarko, Dewan Pers merekomendasikan penyidik untuk menyampaikan kepada pelapor dalam hal ini Bupati Busel untuk menggunakan hak jawabnya. Sedangkan penyidik hanya sebatas menyampaikan kepada pelapor untuk menggunakan hak jawab tersebut.

“Namun pelapor tidak bersedia, sehingga penyidik bersurat lagi sebagaimana di maksud dalam Pasal 5 MoU Dewan Pers dan Polri, dan itu sudah di jawab juga oleh Dewan Pers,” kata Gunarko, Jum’at (23/7/2021) melalui pesan WhatsAppnya.

Meski mediasi awal yang sudah dilakukan tidak terlaksana, Gunarko mengaku akan tetap berupaya untuk melakukan mediasi lanjutan dalam menyelesaikan persoalan ini. Ia menegaskan, jika dalam mediasi nantinya terjadi kesepakatan penyelesaian diluar proses pidana, maka proses hukum tersebut dapat dihentikan.

“Mediasi sudah pernah dilakukan tapi tidak dapat dilaksanakan. Namun, kami tetap mendorong supaya ada mediasi. Kalau sudah ada mediasi, bisa kita hentikan (proses hukum). (Kalau mediasi gagal) Yaa nanti penyidik akan pertimbangkan lagi,” tutupnya.

Penulis : Hariman