Kesal Dengan Janji Pemprov, Masyarakat Konsel Ancam Tutup Jalan Poros Andoolo-Kendari

291
Massa aksi yang memblokade jalan di ruas jalan poros Kendari - Andoolo tepatnya di Desa Watumerembe - Foto: Udin/suryametro.id

ANDOOLO, suryametro.id – Kesal dengan janji Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tenggara (Sultra) yang tidak kunjung memperbaiki jalan poros Andoolo – Kendari, tepatnya di Desa Watumerembe Kecamatan Palangga Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Aliansi Masyarakat Desa Watumerembe (AMDW) memblokade jalan hingga menyebabkan macet sepanjang 500 Meter lebih, Senin (7/6/2021)

AMDW menilai, Pemprov hanya pencitraan saja kepada masyarakat Konsel, khususnya Desa Watumerembe. Dimana, ruas jalan Provinsi, yang sudah banyak menelan korban sejak tahun 2020 lalu, akibat rusak parah tidak kunjung diperhatikan oleh Pemprov.

Dalam orasinya, Koordinator Lapangan (Korlap) AMDW Felyks mengatakan, masyarakat meminta Pemprov dalam hal ini Dinas PU, segera memperbaiki jalan tersebut. Pasalnya, masyarakat resah dengan janji-janji Pemprov tanpa ada bukti.

“Jika tuntutan kami tidak diindahkan, maka kami pastikan jalan Provinsi di Desa Watumerembe di blokade dan tidak akan bisa dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat, hingga ada respon dan tindakan dari pihak Pemprov,” tegasnya.

Atas aksi blokade jalan tersebut, yang dilakukan massa dari berbagai elemen masyarakat, sehingga membuat lalu lintas kendaraan dan menyebabkan kemacetan yang panjang. Dan parahnya lagi, mayoritas kendaraan yang macet tersebut ditumpangi ASN Konsel yang hendak menuju kantornya. Akibatnya Wakil Bupati Konsel Rasyid S Sos MSi, turun langsung mengatasi aksi unjuk rasa itu.

Setibanya dilokasi, Wabup Konsel kemudian memberikan pemahaman pada warga, bahwa aksi itu mengganggu ketertiban dan kemudian bernegosiasi, agar massa mau membuka blokade jalan, sehingga jalan kembali bisa diakses kembali pengguna jalan.

Para pengunjuk rasa pun akhirnya mau membuka blokade jalan, setelah lebih dari dua jam melakukan aksi pemblokiran yang menyebabkan kemacetan panjang hampir 500 meter, dari arah lalu lintas yang berlawanan baik menuju Andoolo maupun menuju Kendari.

“Saya berjanji akan segera melakukan komunikasi dengan Gubernur Sultra, H Ali Mazi dan juga pihak DPRD Sultra, khususnya yang membidangi masalah infrastruktur, agar segera masalah perbaikan jalan tersebut masuk dalam agenda prioritas Pemprov Sultra,” ungkap Rasyid, Wakil Bupati Konsel dihadapan massa aksi.

Reporter: Udin