Ketua Umum HMI Baubau “Warning” Bupati Buton Selatan

957
Ketua Umum HMI Cabang Kota Baubau, La Ode Armeda Satrian Said. (Dok suryametro.id)

BAUBAU, suryametro.id – Kabupaten Buton Selatan (Busel) merupakan Daerah Otonomi baru, yang pada tahun 2014 baru saja mekar dari induknya yaitu Kabupatan Buton. Usia Kabupaten Buton Selatan baru genap tujuh tahun dan sudah berganti Bupati sebanyak lima kali. Pastinya, pergantian Bupati di tahun sebelumnya tidak terlepas dari dinamika yang ada.

Pada 23 Mei 2018 lalu, Bupati Buton Selatan yang terpilih kurang lebih telah memimpin selama satu tahun. Bupati yang terpilih ini terjaring operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Secara otomatis, Wakil Bupati Busel, La Ode Arusani, memimpin pemerintahan sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Bupati. Setelah mengalami kekosongan kurang lebih 19 bulan, pada 31 Desember 2019, Gubernur Sultra, Ali Mazi, melantik langsung La Ode Arusani sebagai Bupati Busel defenitif.

Dalam keterangan tertulisnya, Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Baubau, La Ode Armeda Satrian Said mengungkapkan, menarik kesimpulan dari sejarah singkat diatas.

Menurutnya, setiap pemimpin daerah sulit untuk menyesuaikan keadaan, baik diruang birokrasi ataupun tingkat penerimaan sebagian masyarakat Busel. Kabupaten Buton Selatan masih dalam wilayah administrasi Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Baubau. HMI secara kelembagaan tidak pernah luput memantau aktivitas masyarakat ataupun pemerintahan.

Ada beberapa persoalan yang tengah hangat menjadi perbincangan ditengah masyarakat saat ini. Yang paling mencuat ialah terkait dengan dugaan kecurangan perekrutan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2021 sesuai dengan hasil rilis Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MENPAN-RB).

“Demikian persoalan CPNS, kami masih melakukan investigasi yang mendalam. Kami berharap kepada masyarakat jika ada temuan indikasi terkait dugaan kecurangan CPNS tolong laporkan. Agar memudahkan kami mengkaji lebih mendalam. Sejauh ini HMI masih dalam upaya pengumpulan bukti-bukti. Insha Allah kedepannya kami akan meminta bantuan kepada pihak kepolisian,” jelas Armeda.

Iapun mempertegas, sikap HMI Cabang Baubau akan selalu memantau aktivitas pemerintahan Kabupaten Buton Selatan yang dipimpin oleh Bapak La Ode Arusani.

“Saya ingatkan kepada Pemerintah Buton Selatan dalam hal ini Bupati Buton Selatan, agar berhati-hati diakhir-akhir masa jabatannya yang sudah tidak lama lagi. Jangan sampai terpancing melakukan praktek diluar kewenangan atau obius of power, tentu kami tidak menginginkan hal tersebut,” ungkapnya.

Armeda juga menyarankan, agar Pemerintah Busel lebih fokus membangun infrastruktur sebagai penyangga pertumbuhan ekonomi dan menciptakan Good Governance serta menyelesaikan secepatnya kegaduhan CPNS saat ini.

Reporter : Lindsa Manuara (M)
Editor : La Ode Muh. Abiddin