Kondisi Malaysia Usai Terendam Banjir, Rumah Hancur Penuh Lumpur

100
Penyebab Banjir di Malaysia Efek Perubahan Iklim. (Foto: AP/Chan Yoke Po)

KUALA LUMPUR, suryametro.id – Banjir besar yang merendam kawasan Malaysia merusak rumah-rumah warga dan menyebabkan puluhan ribu orang mengungsi. Berikut kondisi terkini pascabanjir Malaysia


Seperti diketahui, Malaysia kerap dilanda banjir saat musim hujan tiba, yang biasanya antara bulan November hingga Februari. Namun banjir terbaru yang melanda sejak akhir pekan lalu tercatat sebagai yang terburuk di Malaysia sejak tahun 2014.


Ahli lingkungan sekaligus Penasihat perubahan iklim untuk Pusat Studi Pemerintahan dan Politik (Cent-GPS), sebuah firma penelitian ilmu perilaku dan sosial yang berbasis di Malaysia, Renald Siew menjelaskan banjir adalah contoh nyata dari peristiwa cuaca yang tidak dapat diprediksi akibat emisi karbon yang tinggi. Ahli Meteorologi Dr Azizan Abu Samah dari Universiti Malaya juga menjelaskan penyebab banjir di Malaysia. Penyebabnya yaitu interaksi antara sistem cuaca bertekanan rendah, angin monsun timur laut, dan topan Rai yang melanda Filipina.


Sejumlah mobil hingga rumah warga rusak berat akibat banjir besar yang merendam kawasan Hulu Langat, Malaysia, Rabu (22/12/2021).


Seperti diketahui, banjir besar yang merendam sejumlah kawasan Malaysia beberapa waktu lalu menyebabkan puluhan ribu warga mengungsi karena rumah mereka rusak akibat terendam banjir.


Seperti dilansir AFP, Rabu (22/12/2021), hujan deras yang mengguyur Malaysia selama berhari-hari membuat sungai-sungai meluap pada akhir pekan, yang kemudian menggenangi sejumlah kota, memutus ruas jalanan utama dan memaksa puluhan ribu orang mengungsi dari rumah masing-masing.


Sementara itu, banjir yang menggenangi belasan wilayah Malaysia dilaporkan mulai surut dan otoritas setempat menyebut prosesnya akan dipercepat setelah pintu air yang mengendalikan aliran air ke sungai terdekat diperbaiki.


Tak hanya merusak rumah serta kendaraan milik warga, banjir besar yang merendam sejumlah wilayah di Malaysia turut merenggut nyawa sejumlah orang. Laporan kantor berita Malaysia, Bernama, menyebut jumlah korban tewas bertambah menjadi sedikitnya 27 orang. Angka itu terdiri atas 20 orang tewas di Selangor dan tujuh orang lainnya tewas di Pahang. Jumlah korban tewas diperkirakan masih bisa bertambah dengan banyaknya laporan orang hilang akibat banjir.


Banjir besar yang melanda Malaysia ini pun menyebabkan sekitar 65.000 orang mengungsi akibat banjir, dengan sebagian besar yang mengungsi berasal dari Selangor dan Pahang.


Kini tak sedikit warga yang kembali ke rumah mereka untuk menyelamatkan barang-barang berharga. Seperti halnya sejumlah warga di Hulu Langat yang tampak kembali ke tempat tinggal mereka untuk membersihkan area rumah serta mengumpulkan barang-barang yang masih dapat diselamatkan pascabanjir.


Meski belum kembali beroperasi, sejumlah pemilik rumah makan di kawasan Hulu Langat juga tampak beraktivitas di tempat usaha mereka untuk membersihkan area tersebut dari sisa-sisa banjir.

Sumber: detik.com