Konsel Masuk 48 Daerah Smart City di Indonesia

44
Bupati Konsel H Surunuddin Dangga saat menandatangani MoU dengan Kementerian Kominfo secara virtual - Foto: Udin/suryametro.id

ANDOOLO, suryametro.id – Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) menandatangani nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) dengan 48 kepala daerah di Indonesia, dalam upaya untuk mempercepat implementasi Kota Cerdas (Smart City)

Salah satunya Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), untuk mewujdkan sebagai Konsel Smart City, Bupati H Surunuddin Dangga ST MM bersama Wakilnya Rasyid SSos MSi, berkomitmen untuk terus intens memajukan daerah yang dipimpinnya, dengan fokus pada pembangunan kawasan perdesaan dengan tagline Desa Maju Konsel Hebat.

Pada kesampatan itu, Bupati Konsel H Surunuddin Dangga melaksanakan penandatanganan nota kesepakatan (MoU) dengan Kementerian Kominfo secara virtual pada acara Impelementasi Gerakan Menuju Kota Cerdas, yang dibuka Menteri Kominfo Johny G Plate, Jumat (21/5/2021).

Turut mendampingi Bupati, Sekretaris Daerah (Sekda) Konsel Ir H Sjarif Sajang, Kadis Kominfo Anas Mas’ud, Kepala Bappeda Ichsan Porosi, Sekdis Kominfo Hj Hafsa dan Kabag Hukum Pujiono, serta Kabid TIK Kominfo Konsel Asnur Anwar Hamzah.

Dalam sambutannya secara live, Menteri Kominfo Johnny G Plate mengatakan, gerakan smart city hadir bagi pemerintah di daerah sebagai optimalisasi penggunaan teknologi, demi peningkatan pelayanan kemasyarakat dengan efisiensi waktu dan efektifitas pelayanan publik. Didukung kolaborasi dan sinergi antar instansi pemerintah.

“Penandatanganan MoU ini bersama 48 Kabupaten/Kota untuk menjamin kolaborasi lintas sektor, dan memastikan implementasi master plan masing-masing wilayah berjalan lebih cepat,” tukas Mentri Johnny.

Ia juga menyampaikan bahwa Kabupaten/Kota yang masuk dalam gerakan smart city, berdasarkan rencana strategis Kemenkominfo berada pada kawasan Destinasi Pariwisata Prioritas dan kawasan Ibu Kota Negara.

Sementara ditemui usai meneken kerjasama dengan Kemenkominfo RI, Bupati Surunuddin menjelaskan bahwa Konsel masuk dalam program strategis smart city, karena sebagai salah satu Kabupaten yang berada dalam Kawasan Pariwisata Prioritas Nasional (KPPN) Wakatobi.

“Sesuai peraturan pemerintah No 50 tahun 2011 disebutkan daerah dalam KPPN dipandang perlu dijadikan Kota Cerdas, sehingga kita bagian dari program tersebut dan melakukan kerjasama dengan pihak lain,” terangnya.

Diantara program smart city, sambungnya, sejalan dengan rencana kerja yang digagasnya dan tertuang dalam RPJMD Konsel 5 tahun kedepan, yakni pembangunan penatakelolaan aplikasi informatika atau jaringan internet bagi masyarakat perdesaan.

Selain itu, salah satu program kerja prioritas dalam mewujudkan Desa Maju di wilayah Konsel pada 25 Kecamatan, 15 Kelurahan dan 336 Desa sesuai slogan dimaksud, yakni mengintegrasikan teknologi Informasi dan Komunikasi (Infokom). Beserta teknologi internet diseluruh Pedesaan tersebut atau lebih dikenal Smart City.

“Ini juga bagian dari syarat perwujudan Desa Maju selain dukungan infrastruktur lainnya,” tutur Surunuddin.

Melalui konsep tersebut, kata Bupati Petahana ini, teknologi bisa diakses masyarakat Desa yang bukan hanya dirasakan masyarakat perkotaan. Tentu nantinya, dapat lebih efisien, pelayanan publik semakin baik, meningkatkan produktifitas daerah dan daya saing ekonomi.

“Sehingga Desa Maju Konsel Hebat yang masyarakatnya sejahtera diperiode ini dapat terealisasi sesegera mungkin,” tutupnya.

Reporter: Udin