KPA Baubau Bersama ASR Kepton Gelar Dialog Publik

244
Wakil Ketua II DPRD Baubau Nasiru, saat foto bersama peserta giat Dialog Publik dan nara sumber. (Dok. suryametro.id)

BAUBAU, suryametro.id – Komunitas Pencinta Alam (KPA) G’Papri Buton Raya dan Pejuang Kaki Alam menggelar dialog publik dengan menghadirkan nara sumber dari Dinas lingkungan Hidup (DLH), Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA), Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI). Kegiata inipula dihadiri beberapa Komunitas Pencinta Alam se Kota Bauau dan Komunitas Aku Sahabat Rakyat (ASR) Kepton.

Dialog tersebut, mengusung tema “Peran Organisasi Kepemudaan Tentang Lingkungan”. Mengingat banyaknya penggundulan hutan dan penebangan pohon dialam serta, perusakan terumbu karang yang ada dilaut menjadi ancaman bagi kerusakan ekosistem dan yang ada dibumi pertiwi tercinta kita sejak beberapa tahun silam yang terjadi.

“Dalam bidang organisasi kepemudaan memiliki peran penting dalam menciptakan generasi pemuda yang profesional, yang dapat melakukan penerapan betapa pentingnya peran organisasi kepemudaan dalam berbagai dimensi kehidupan di indonesia,” ucap Ketua Panitia dalam sambutan singkatnya, Minggu (28/3/2021).

Selain itu, Wakil Ketua II DPRD Kota Baubau, Nasiru yang juga Wakil Ketua ASR Kepton mengatakan, peran kepemudaan sangat penting untuk didukung dalam melestarikan dan menjaga lingkungan, serta menata atau merencanakan kegiatan yang berkaitan dengan lingkungan, baik di laut ataupun di darat.

KPA Baubau Bersama ASR Kepton Gelar Dialog Publik. (Dok suryametro.id)

“Kita lihat masih banyak kekhawatiran, sekalipun hari ini kita melihat sepintas bahwa yang terjadi sekarang tidak berpengaruh apa-apa. Tetapi kalau kita lihat dari sumber daya air yang ada di Kota Baubau sudah sangat memprihatinkan,” ucapnya.

“Mudah-mudahan, dengan perhatian maupun kegiatan sosial adik-adik (komunitas pencinta alam), serta kita semua yang punya tanggungjawab dalam menjaga lingkungan, bisa terus dilakukan. Karena apa yang kita lakukan hari ini adalah demi untuk kebaikan, dan yang akan rasakan yaitu anak maupun cucu kita nantinya,” sambungnnya.

Nasiru mengajak, untuk seluruh masyarakat melibatkan diri dengan saling bahu membahu untuk menata, melihat, dan memperbaiki lingkungan, agar dapat dinikmati dimasa yang akan datang. Sehingga yang telah dilakukan ini juga, semoga dapat menjadi nilai ibadah untuk semuanya.

Penulis: La Ode Muh. Abiddin