Layanan Vaksin Dosis Kedua Kodim 1413 Buton Prioritaskan Murid SD

39
Layanan Vaksin Dosis Kedua Kodim 1413 Buton Prioritaskan Murid SD. Doc. suryametro.id

BAUBAU, suryametro.id – Tim vaksinasi dari Kodim 1413 Buton terus membantu percepatan program vaksinasi pemerintah. Bantuan yang diberikan berupa pendampingan langsung kepada masyarakat dan usia pelajar untuk mendapatkan layanan vaksin gratis.

Kegiatan pendampingan itu, merupakan bantuk dukungan Kodim 1413 Buton terhadap program pemerintah guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Dan saat ini, melalui jajarannya disetiap koramil, Kodim 1413 Buton mulai memberikan pendampingan untuk vaksinasi anak usia 6-11 tahun.

Berikut sejumlah kegiatan vaksinasi di wilayah kerja Kodim 1413 Buton, Selasa (22/02/2022).

Pengawasan dan Pendampingan Vaksinasi di wilayah kerja Koramil 1413-08/Tomia

Kegiatan vaksinasi Kodim 1413 Buton di Koramil Tomia, dilaksanakan di SDN 1 Usuku dan SDN 4 Usuku. Dalam kegiatan itu, sebanyak 13 orang murid hadir untuk mendapatkan layanan dosis vaksin kedua.

Pengawasan dan Pendampingan Vaksinasi di wilayah kerja Koramil 1413-05/Kabaena

Di Koramil Kabaena, Kodim 1413 Buton menggelar kegiatan vaksinasi di SDN 55 Lengora. Sebanyak 51 orang murid berbondong-bondong mengikuti vaksinasi. Seluruh perserta yang mendaftar, diizinkan disuntik vaksin dengan rincian dua orang untuk dosis pertama dan 46 orang dosis kedua.

Selanjutnya di SDN 87 Rahadopi, pelaksanaan vaksinasi diikuti sebanyak 50 orang murid. Namun dari hasil pemeriksaan kesehatan, hanya 40 orang diizinkan disuntik vaksin dosis kedua, sementara 10 orang lainnya harus ditunda karena alasan kesehatan.

Pengawasan dan Pendampingan Vaksinasi di wilayah kerja Koramil 1413-12/Poleang

Di SDN 77 Poleang, kegiatan vaksinasi Kodim 1413 Buton diikuti sebanyak 16 orang murid. Setelah melalui tahap pemeriksaan kesehatan, seluruhnya diizinkan divaksin untuk dosis kedua.

Selanjutnya di SDN 105 Poleang, sebanyak 43 orang murid mendaftarkan diri. Namun dari hasil pemeriksaan kesehatan, hanya 34 orang yang diizinkan divaksin. Sementara sembilan orang lainnya tertunda karena alasan kesehatan.

Editor: Adhil