Menakar Potensi Perikanan Sultra Sebagai Penghasil Ikan Terbesar di Indonesia

71
Ketua Permatani Sultra, Fajar Imsak saat ditemui di salah satu warkop Kendari - Foto: Rahman/suryametro.id

KENDARI, suryametro.id – Sulawesi Tenggara (Sultra), merupakan salah satu provinsi penghasil terbesar produksi ikan baik dari budidaya maupun penangkapan ikan di Indonesia. Dengan prestasi yang melekat dan memiliki banyak potensi lebih besar, sehingga mampu meningkatkan perekonomian masyarakat Sultra khususnya masyarakat nelayan.

Potensi Perikanan dalam menghasilkan produksi ikan di Sultra, dapat memberikan manfaat yang sangat maksimal secara berkelanjutan, bagi negara dan masyarakat indonesia, bila dikelola dengan baik dan bertanggung jawab sehingga mampu meningkatkan perekonomian masyarakat Sultra.

Hal tersebut juga, telah di amanatkan dalam Undang-Undang Republik Indonesia nomor 45 tahun 2009 pasal 6 ayat 1, yang menegaskan bahwa pengelolaan perikanan ditujukan untuk tercapainya manfaat yang optimal dan berkelanjutan, serta terjaminnya kelestarian sumber daya ikan pungkas

Berdasarkan siaran pers Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), nomor: SP.773/SJ.5/VII/2021, menargetkan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) dari aktivitas perikanan, pada program Lumbung Ikan Nasional di Maluku mencapai Rp 3,71 triliun. Potensi penyerapan tenaga kerja untuk industri perikanan pun cukup banyak diperkirakan lebih 5.500 orang.

Kemudian, KKP juga sudah merancang mekanisme penangkapan ikan di Wilayah Pengelolaan Perikanan Negara Republik Indonesia (WPPNRI) 718, yang termasuk dalam area Lumbung Ikan Nasional. Dimana jumlah tangkapan akan berbasis pada kuota dan kapal-kapal penangkap harus mendaratkan hasil tangkapan di pelabuhan yang sudah ditentukan KKP.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Permatani Sultra, Fajar Imsak saat dikonfirmasi di salah satu warung kopi di Kendari mengatakan, Sultra kaya akan sumber daya perikanannya. Dimana, posisinya yang berada di antara laut flores yang masuk dalam Wilayah Pengelolaan Perikanan (WPP) -713 dan laut banda WPP-714, sehingga tergolong sebagai salah satu daerah yang memiliki hasil perikanan cukup besar di Indonesia.

“Berdasarkan analisis KKP, potensi sumberdaya ikan di perairan Sultra mencapai sekitar satu juta ton per tahun. Potensi perikanan yang cukup melimpah itu, membuat sektor tersebut menjadi salah satu sektor utama perekonomian Sultra,” jelasnya.

Lanjutnya, dengan potensi yang di miliki Sultra, dalam memproduksi ikan dapat di kembangkan dan tingkatkan secara komprehensif dengan memberikan bantuan seperti alat tangkap ikan dan perahu kepada nelayan.

“Meningkatkan SDM dengan memberikan bimtek atau penyuluhan kepada nelayadin, maka Sulta mampu menjadi penghasil produksi ikan terbesar nomor 1 di Indonesia.” tuturnya.

Reporter: Rahman