Nadiem: Tutup Sekolah yang Ada Klaster Covid-19 Sampai Aman

18
Mendikbudristek Nadiem Makarim (Foto: Okezone)

JAKARTA, suryametro.id – Pembalajaran tatap muka (PTM), saat ini sedang menuai sejumlah kritikan akibat munculnya klaster baru Covid-19 di sekolah.

Dilansir dari okezone.com, dilihat data pada Rabu (21/9/2021) dari laman Kemendikbud, data nasional klaster PTM berjumlah 2,78% atau 1.303 klaster yang muncul dengan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PTK) positif 7.280 orang dan Peserta Didik (PD) sejumlah 15.456.

Angka tertinggi ada di tingkat sekolah dasar (SD) sebanyak 584 klaster PTM ditemukan dengan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PTK) positif Covid-19 sejumlah 3.166 dan Peserta Didik (PD) positif Covid-19 sebanyak 6.928 siswa.

Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek), Nadiem Makarim mengatakan PTM akan tetap berjalan selama penemuan klaster tidak ada di Sekolah tersebut. Namun, bagi sekolah yang terdapat jumlah positif akan segera ditutup.

“Temuannya bukan berarti PTM diundur tapi masih berjalan dalam terbuka. Kalau ada klaster ya harus segera ditutup, seperti itu prosesnya,” ujarnya kepada wartawan di Gedung Nusantara I DPR RI pada Kamis (23/9/2021)

Lebih lanjut, Nadiem mengatakan penerapan protokol kesehatan terus diperkuat bertujuan untuk mencegah penularan Covid-19 di Sekolah. Menurutnya untuk Sekolah yang ditutup menunggu sampai situasi aman.

“PTM terus dilanjutkan dengan protokol kesehatan yang dikuatkan di Sekolah-sekolah yang ada. Seituasi seperti itu harus ditutup sampai aman,” jelasnya

Editor : La Ode Muh. Abiddin