Pasar Murah di Wakatobi Diserbu Emak-emak

91
Pasar Murah Dibuka secara Simbolis Oleh Ketua PKK, Safaria Arhawi dan Kepala Dinas Perindag, Safiuddin. (Foto: Samidin)

WANGI-WANGI, suryametro.id – Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Wakatobi, bekerjasama dengan tim penggerak PKK mengggelar pasar murah di pasar Marina, Sabtu (8/5/2021).

Pasar murah yang menawarkan diskon 30 persen ini diserbu emak-emak. Mereka berdatangan ke pasar Marina, kecamatan Wangi-wangi setelah mendapatkan kupon yang disebar pihak kelurahan.

Salah satu warga yang turut mengantri dalam pembagian sembako, Hanawia menuturkan, ia datang ke pasar murah karena ingin mengejar diskon.

“Ia karena murah, makanya saya datang ikut mengantri. Saya dikasi tau sama temen-temen arisan bahwa ada pasar murah,” tuturunya.

Kendati banyak masyarakat yang mendapatkan kupon untuk bisa belanja di pasar murah tersebut, tidak sedikit warga yang kecewa karena tidak tidak mengetahui ada pasar murah yang di selenggarakan Pemerintah.

“Saya tidak tau bahwa ada pasar murah, saya hanya lihat ada orang banyak, makanya saya datang cek. Tahun lalu biasanya kuponnya dibagikan di pasar,” ucap Wa Ode Ida.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan kabupaten Wakatobi, Safiuddin mengatakan, pasar murah ini menghabiskan lebih dari dua ribu kupon sekabupaten Wakatobi. Kupon dibagikan melalui kecamatan, maupun kelurahan.

Adapaun barang-barang yang dijual yaitu beras, minyak, terigu, gula dan susu. Satu paket hanya jual dengan harga 75 ribu rupiah.

“Setiap pulau di Wakatobi beda-beda paketnya. Mislanya di Kaledupa ada paket yang isinya beras ketan. Dalam pembagian kupon pun tidak semua masyarakat bisa dapat karena kupon terbatas hanya sampai dua ribu,” ucapnya.

Dalam penyelenggaraan pasar murah turut hadir, Ketua PKK kabupaten Wakatobi, Safaria Arhawi. Dalam kesempatan itu ia berharap, kegiatan seperti ini dapat digelar setiap menjelang hari lebaran.

“Semoga pasar murah ini bisa bermanfaat bagi masyarakat dan bisa sedikit mengurangi pengeluaran saat menjelang lebaran,” pungkasnya.

Reporter : Samidin