Pelantikan Kada Terpilih 2020 Digelar Akhir Februari

41
Pelantikan Kada Terpilih 2020 Digelar Akhir Februari. Foto: Ilustrasi

JAKARTA, suryametro.id – Teka-teki kapan pelaksanaan pelantikan Kepala Daerah terpilih hasil Pilkada serentak Desember 2020 lalu akhirnya terjawab. Sempat terjadi simpang siur jadwal pelantikan, akhirnya Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) telah sepakat menjadwalkan pelaksanaan pelantikan pada akhir Februari 2021.

Diperkirakan, tanggal pelaksanaan pelantikan digelar sekitar 25 atau 26 Februari 2021. Karena ditengah masa pandemi COVID-19, proses pelantikan akan dilakukan secara virtual. Proses pelantikan ini tidak termasuk daerah yang hasil pilkadanya masih berproses di Mahkamah Konstitusi (MK). Tapi, yang akan dilantik adalah Kepala Daerah yang masa kerjanya habis pada bulan Februari 2021.

Hal tersebut diungkapkan oleh Dirjen Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Akmal Malik dalam Rapat Video Conferensi dengan Sekretaris Daerah dari 270 daerah yang menyelenggarakan Pilkada serentak Desember lalu, Senin (15/2) sore.

Akmal Malik mengungkapkan, kepala daerah yang habis masa jabatannya pada Bulan Februari 2021 ini ada sebanyak 207 daerah. Untuk kepala daerah terpilih, selain yang berproses di MK, akan dilantik pada tanggal 25-26 Februari 2021. Untuk pelantikan bupati/wakil bupati, atau walikota/wakil walikota akan dilakukan oleh Gubernur. Pejabat gubernur jika masih kosong, maka akan dilantik oleh Mendagri.

“Dengan mengingat masih dalam suasana pandemik Covid, maka pelantikan akan dilakukan di daerah masih-masing. Misal, Gubernur akan melantik dari ibukota provinsi, dan kepala daerah akan dilantik virtual di daerah masing-masing. Ini untuk mengurangi mobilisasi massa, jika pelantikan dilakukan di provinsi,” katanya, Senin (15/2/2021).

Akmal Malik menambahkan, untuk kepala daerah yang habis masa jabatannya pada Februari dan masih berproses di MK, maka pelantikannya akan diserentakkan pada bulan April bersamaan dengan kepala daerah yang habis masa tugasnya bulan Maret dan April.

“Kepala Daerah yang habis masa tugasnya bulan Maret ada 13 daerah, sedang yang habis pada bulan April ada 17 daerah. Sedang untuk kepala daerah yang habis masa tugasnya pada bulan Mei (11 daerah), Juni (17 daerah), Juli (satu daerah) dan September (dua daerah), waktunya akan ditentuan kemudian,” tutupnya.

Sumber: RMOL.id
Editor: Hariman