Pemda Konsel dan Pertanahan Bentuk GTRA untuk Tangani Konflik Agraria

23
BPN dan Pemkab Konsel saat melaksanakan Rakor GTRA - Foto: Udin/suryametro.id

ANDOOLO, suryametro.id – Badan Pertanahan Nasional (BPN) bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Konawe Selatan (Konsel), melaksanakan Rapat Koordinasi (Rakor) pembentukan Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA) sebagai sarana komunikasi, sinergi dan konsolidasi percepatan penanganan sengketa dan konflik agaria, Rabu (01/09/2021).

Rakor yang digelar di Wonua Monapa Resort Kecamatan Ranomeeto ini, dibuka oleh Wakil Bupati Konsel Rasyid SSos MSi, didampingi Kepala BPN Konsel La Ode Muh Ruslan Emba dan Sekretaris Daerah Ir H Sjarif Sajang.

Rasyid berharap, GTRA yang dibentuk sesuai SK Bupati Konsel No 590/237 pertanggal 8 Februari 2021, dapat meningkatkan efektifitas dan kinerja anggota gugus tugas dalam mengkoordinasikan kegiatan kegiatan reforma agraria, dibarengi peningkatan kapasitas dan kualitas SDM.

Hal Ini demi mewujudkan tujuan reforma agraria, diantaranya mengurangi ketimpangan penguasaan dan pemilikan tanah, dalam rangka menciptakan keadilan dan kemakmuran, menangani sengketa dan konflik agraria sesuai panduan pelaksanaan GTRA.

“Pembentukan kelembagaaan GTRA, diharapkan dapat bekerja bersama-sama menangani sengketa dan konflik agraria sesuai aturan, baik antar pemerintah terkait batas administrasi wilayah, masyarakat maupun perusahaan,” imbuhnya.

Mantan Anggota DPRD Provinsi Sultra ini pun berharap, melalui rakor dapat memperkuat sinergi antar lembaga menuju terciptanya sumber kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat berbasis agraria melalui pengaturan penguasan, pemilikan, penggunaan dan pemanfatan tanah.

“Kita mesti kompak dan ikut berperan aktif dalam integrasi lembaga reforma agraria, atas perbaikan administrasi dan penguasaan persil bidang tanah yang berpotensi terjadi peningkatan PAD, menuju terwujudnya keadilan dan kesejahteraan masyarakat Konsel, sesuai maksud tujuan dibentuknya Gugus Tugas,” tandasnya.

Reporter: Udin