Pemkot Baubau Luncurkan Gerakan Anti Pebula

BAUBAU, suryametro.id – Pemerintah Kota Baubau melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, terus bergerak maju untuk mendorong kualitas mutu pendidikan khususnya bagi usia dini.

Salah satu program unggulannya, yaitu gerakan Pebula yang secara resmi diluncurkan oleh Wakil Wali Kota Baubau, Wa Ode Hamsinah Bolu, Kamis (01/05/2025).

Pebula sendiri, berasal dari Bahasa Wolio (Buton) bermakna, segala bentuk perilaku tercela atau melalukan daik itu berupa korupsi, kekerasan seksual, perzinahan, narkotika dan segala bentuk perbuatan yang bisa merugikan diri, keluarga dan orang lain.

Wa Ode Hamsinah Bolu mengatakan, peluncuran gerakan anti Pebula lingkup Dinas Pendidikan dan Kebudayaan sangat penting, mengingat pendidikan anti Pebula bukan hanya tentang materi pelajaran, akan tetaρi dapat menumbuhkan karakter jujur, bertanggung jawab dan disiplin sejak dini.

Dorong perbaikan karakter sejak dini, Pemkot Baubau melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan dorong program Anti Pebula. Ist

Lingkungan pendidikan sangat berpengaruh besar terhadap perkembangan mental anak, bangsa, guru serta memiliki peran yang sangat penting dalam menanamkan nilai-nilai anti Pebula kepada siswa.

“Mari kita bersama-sama menjadi agen perubahan dalam memerangi pebula mulai dari lingkungan sekolah hingga masyarakat luas. semoga dengan peluncuran anti pebula kita dapat semakin sadar akan bahaya pebula dan bersama-sama membangun generasi bangsa yang bersih dari Pebula,” ungkapnya.

“Pemkot Baubau juga mengucapkan terima kasih kepada Kepala Kejaksaan Negeri Kota Baubau dan Kapolres Kota Baubau yang mendukung program ini. Dimana nanti, secara bersama-sama akan berkeliling ke setiap sekolah untuk mensosialisasikan gerakan anti pebula ini,” tambahnya mengapresiasi.

 

Penulis: Sutiana

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back To Top