Pemprov Sultra Sahuti Keluhan Masyarakat Tinanggea Terkait Jalan Rusak

80
Jalan poros Andoolo - Tinanggea yang diblokade masyarakat setempat. (Foto: Udin)

ANDOOLO, suryametro.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tenggara (Sultra), akhirnya menyahuti keluhan masyarakat Kecamatan Tinanggea Kabupaten Konawe Selatan (Konsel). Dengan menurunkan tim, melihat langsung kondisi ruas jalan Andoolo – Tinanggea yang diblokade warga setempat.

Kepala Bina Marga Dinas PU Kabupaten Konsel, Samsu Alam saat dikonfirmasi Kamis (8/4/2021) mengatakan, setelah warga Tinanggea melakukan blokade jalan dimaksud, akhirnya mendapat jawaban dari pihak Pemprov.

“Iya jadi pihak Pemprov, telah mengutus Kepala Seksi Bina Marga PU Provinsi, untuk menemui warga sekaligus memberikan solusi terhadap jalan yang ditutup itu,” jelasnya.

Lanjutnya, sahutan Pemprov ini juga, tak lepas dari bantuan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Konsel, untuk memediasi antara Pemprov dan masyarakat. Dan berdasarkan hasil pertemuan antara warga dan tim, akses jalan Tinanggea-Andoolo akan segera diperbaiki.

“Karena sudah ada kesepakatan antara keduannya, hari Senin kemarin, sudah masuk alat dari PU Provinsi untuk pembenahan jalan berlubang itu,” ungkapnya.

Kemudian, Ruas jalan Andoolo – Tinanggea, yang panjangnya sekira 6 Kilometer tersebut, dimana tuntutan masyarakat harus diaspal, karena kondisi jalan rusak parah dan memyebabkan kecelakaan. Belum bisa terealisasi.

“Iya jadi keinginan masyarakat ahar diaspal itu sulit terealisasi, pasalnya, sesuai pernyataan tim PU Provinsi, ketersediaan anggaran yang sangat minim. Yang ada hanya pemeliharan rutin jalan, itu yang akan digunakan untuk sementara terhadap perbaikan jalan berlubang itu,” imbuhnya.

Disamping itu, mengenai akses jalan yang masih ditutup warga, tentunya warga komitmen tidak akan membuka blokade jalan, hingga alat dari PU turun dan melakukan perbaikan.

“Iya karena masih kesal dengan janji Anggota DPRD Provinsi, maka jalan masih ditutup. Nanti katanya sudah turun alat yang mau kerja baru dibuka,” tukasnya.

Reporter: Udin