Polda Sultra Rotasi Pejabat, Kapolres Buton Pindah Ke Mabes

49
Suasana Sereah terima Jabatan di Jajaran Polda Sultra berlangsung di Aula Dhacara Mapolda Sultra, Selasa. (ANTARA/HO-Humas Polda)

KENDARI, suryametro.id – Kapolda Sulawesi Tenggara Irjen Pol Teguh Pristiwanto memimpin serah terima jabatan (Sertijab) pejabat utama Dir Krimsus, Dir Krimum, Kapolres Buton, Kolaka, Konawe dan Kapolres Wakatobi di Aula Dhacara Mapolda Sultra, Selasa (28/06/2022).

Sertijab jelang Hari Bhayangkara ke-76 juga, dihadiri Wakapolda Sultra Brigjen Pol Waris Agono beserta jajaran pejabat utama Polda Sultra dan para Kapolres lainnya.

Posisi Direktur Kriminal Khusus (Dir Krimsus) yang semula dijabat Kombes Pol Hery Tri Maryadi, diisi Kombes Pol Bambang Wijanarko yang sebelumnya menjabat Dir Krimum Polda Sultra.

Kombes Hery Maryadi dimutasi ke Polda Maluku Utara untuk menjabat Direktur Pengamanan Objek Vital (Dir Pam Obvit). Sedangkan jabatan Dir Krimum akan diisi AKBP I Wayan Riko Setyawan yang sebelumnya menjabat Kabag Wassidik Dit Krimsus Polda Sultra.

Empat Kapolres yang berganti yakni Kapolres Konawe dari AKBP Wasis Santoso yang akan menjabat sebagai Wadir Polairud Polda Sultra, digantikan AKBP Ahmad Setiadi dari Korbrimob Polri.

Kapolres Wakatobi AKBP Suharman Sanusi dimutasi ke Dit Intelkam Polda Sultra sebagai Wadir Intelkam. Jabatan Kapolres Wakatobi, diisi oleh AKBP Dodik Tatok Subiantoro yang sebelumnya menjabat Kasubdit I Dit Resnarkoba Polda Sultra.

Kapolres Kolaka AKBP Saiful Mustofa dimutasi sebagai Wakapolresta Kendari. Jabatan Kapolres Kolaka dijabat AKBP Reza Ramadianshah dari Dit Tipidter Bareskrim Polri.

Sementara Kapolres Buton AKBP Gunarko dimutasi ke Mabes Polri sebagai Kasubbag Sismet Slog Polri. Untuk jabatan Kapolres Buton dipercayakan kepada AKBP Rudy Silaen yang sebelumnya menjabat Kasubdit Regident Dit Lantas Polda Sultra.

“Kepada para pejabat dan Kapolres baru yang disertijab hari ini agar cepat beradaptasi dan menyesuaikan dengan situasi dan kondisi mengingat tantangan tugas kepolisian Kedepannya semakin berat sehingga menuntut para personel untuk bekerja cepat terutama terkait dengan penegakkan hukum dengan mengutamakan prinsip presisi Kapolri,” harap Jenderal bintang dua itu dikutip dari Antarasultra.com.