Polisi Mulai Penyelidikan Dugaan Korupsi Biaya Makan Minum di DPRD Sultra

102
Polisi Mulai Penyelidikan Dugaan Korupsi Biaya Makan Minum di DPRD Sultra. Foto: Doc. suryametro.id

KENDARI, suryametro.id – Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tenggara (Sultra), mulai lakukan penyelidikan terkait dugaan tindak korupsi biaya makan minum di sekertariat DPRD Sultra yang mencapai miliaran rupiah.

Kabid Humas Polda Sultra, Kombes Pol Ferry Walintuka seperti dilansir dari lajur.co mengatakan, dugaan korupsi tersebut terjadi pada masa anggaran tahun 2020 lalu. Saat ini kata Ferry, unit reserse kriminal khusus Polda Sultra telah mengamankan sejumlah dokumen penting untuk kebutuhan penyelidikan. Namun demikian, hingga saat ini belum ada satu orang pun saksi yang dimintai keterangan.

“Laporan ini masih berupa aduan dan sudah ditangani unit Tipikor. Nah untuk dokumen yang dikumpulkan itu, untuk dipelajari alur penggunaan anggaran yang diduga di korupsi itu. Siapa saja yang berperan dalam dugaan korupsi ini, nanti kita akan sampaikan lagi setelah proses penyelidikan,” kata Ferry di konfirmasi Senin, 22 Maret 2021

Sebelumnya kata Ferry, aduan tindak pidana korupsi ini pertama kali dilaporkan oleh seorang berinsial S di Mapolda Sultra. Jumlah dana yang diduga di salah gunakan berkisar Rp2 miliar.

“Si pelapor menduga, ada permainan di sekertariat DPRD Sultra. Karena selama pandemi ini, biaya makan minum pasti tidak akan digunakan, atau bisa jadi digunakan namun dalam jumlah yang sedikit karena selama pandemi, rapat selalu dilakukan secara virtual. Nah, inilah yang jadi dasar laporannya,” ungkap Kombes Pol Ferry.

“Yang pasti, kita sementara lakukan penyelidikan,” tambahnya menutup.

Editor: Adhil