Polres Baubau Gelar Apel Operasi Keselamatan Anoa 2021

55
Kapolres Baubau AKBP Rio Tangkari bersama Wali Kota Baubau AS Tamrin, saat mengecek kesiapan personil. (Foto: Humas Polres Baubau)

BAUBAU, suryametro.id – Demi menciptakan kondisi Kemanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas (Kamseltibcarlantas) menjelang Idul Fitri 1442 H serta mencegah penyebaran Covid 19, Polres Baubau laksanakan apel gelar pasukan operasi keselamatan anoa 2021.

Apel gelar pasukan lakukan, untuk mengetahui kesiapan personil maupun sarana pendukung lainnya. Sehingga kegiatan operasi berjalan dengan optimal dan dapat berhasil sesuai tujuan serta sasaran yang telah ditetapkan.

Kapolres Baubau, AKBP Rio Tangkari menjelaskan, operasi keselamatan anoa 2021 merupakan operasi kendali pusat, yang dilakukan di seluruh Indonesia, termasuk wilayah jajaran Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tenggara (Sultra).

Dikatakan, hal ini untuk membangun kesadaran masyarakat dalam tertib berlalu lintas sehingga dapat terwujud Kamselticarlantas, terlebih dalam masa pandemi Covid-19.

“Jadi banyak hal yang harus kita terapkan, disaat kita berkendara. Kita juga harus beradaptasi dengan kebiasaan baru ini, seperti menjaga jarak ditempat pemberhentian tertentu, mengunakan masker, pembatasan jumlah penumpang, dan tidak boleh mudik tentunya,” ucap Rio kepada awak media, Senin (12/4/2021).

(Foto: Humas Polres Baubau)

Baca Juga : Antisipasi Balap Liar di Bulan Ramadhan, Satlantas Polres Baubau Gelar Operasi Keselamatan

Pendekatan dalam operasi keselamatan ini, pihaknya akan mengedepankan sifat-sifat preemtif dan preventif secara persuasif serta humanis kepada masyarakat. Akan tetapi, pada pelanggaran yang berpotensi menyebabkan kecelakaan lalu lintas dan berakibat fatal, tentu pihaknya akan melakukan penindakan hukum.

“Sasaran kita juga dalam operasi ini yang akan kita tertibkan adalah, pengendara yang ugal-ugalan ataupun yang balapan, baik itu menjelang buka maupun pada saat setelah sahur. Tentunya nanti mereka akan kita tindak tegas,” jelasnya.

Ada 45 personil yang akan diterjunkan dalam operasi ini. Namun dalam pelaksanaannya, ia akan melibatkan lebih banyak personil untuk mengantisipasi kerawanan yang ada.

Ia menambahkan, pihaknya akan menurunkan beberapa personil di rumah ibadah untuk mengatur lalu lintas.

Penulis : La Ode Muh. Abiddin