Puluhan Gepeng Terjaring Razia di Baubau, Dua Anak-Anak dan Satu Bayi

87
Puluhan Gepeng terjaring razia di Baubau, dua anak-anak dan satu bayi. Foto: Putra/suryametro.id

BAUBAU, suryametro.id – Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP) Kota Baubau lakukan razia penertiban Gembel dan Pengemis (Gepeng) yang kian marak berkeliaran di jalanan Kota Baubau. Sedikitnya 40 Gepeng terjaring razia.

Kepala Bidang Ketertiban Umum (Kabid Tibum), Satpol PP Kota Baubau, Husni Ganiru menjelaskan, puluhan gepeng tersebut didata usai diamankan anggota Satpol PP saat melakukan patroli rutin. Mirisnya, diantara puluhan gepeng tersebut, terdapat dua orang anak yang masih berusia 8 dan 9 tahun serta seorang bayi yang baru berusia empat bulan.

“Mereka terjaring di beberapa titik dijalan Kota Baubau dengan modus mencari barang rongsokan, tapi kenyataannya mereka berada di lampu merah sambil menunggu yang berbelas kasihan dengan memberikan uang kepada mereka,” kata Husni Ganiru dikonfirmasi Kamis, 18 Februari 2021.

Saat dimintai alasan mereka berbodong-bondong turun ke jalan, para gempeng tersebut mengaku jika menjadi gepeng merupaka hal yang terpaksa dilakukan. Kesulitan ekonomi dan sulitnya mendapatkan pekerjaan menjadi faktor utamanya.

“Tapi saat kita pertanyakan ke kelurahan, ternyata mereka itu sudah terdaftar sebagai penerima bantuan. Apa yang disampaikan ke kami itu hanya alasan mereka saja agar kita bisa ibah dan membiarkan mereka. Makanya kami langsung memberikan peringatan kepada mereka, jika masih jadi gepeng kita minta saja itu kelurahan hapus nama mereka dari daftar penerima bantuan,” ungkap Husni.

Diakhir wawancaranya, Husni kembali mengaskan, razia yang rutin dilakukan itu, merupakan salah satu upaya Pemerintah Kota Baubau untuk menekan angka gepang di Kota Baubau.

Reporter: Putra
Editor: Adhil