Sempat Pingsan, Bupati Kolaka Timur Meninggal Dunia

1429
Innalillahi, Bupati Kolaka Timur Meninggal Dunia. (Screenshot video)

TIRAWUTA, suryametro.id – Innalillahi wa innailaihi rojiun. Bupati Kolaka Timur, Sulawesi Tenggara (Sultra), Samsul Bahri Madjid meninggal dunia, Jum’at (19/3/2021) sekira pukul 19.45 WITA.

Orang nomor satu di Kolaka Timur meninggal dunia usai mendapat perawatan di Rumah Sakit Umum, Unaaha, Kabupaten Konawe, Sultra.

Kabar meninggalnya, Samsul Bahri dibenarkan oleh Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi Kolaka Timur, I Nyoman Abdi saat dikonfirmasi suryametro.id.

“Kita masih berdoa ini Mba. Sepertinya (Pak Bupati) tidak bisa tertolong lagi,” kata I Nyoman Abdi kepada awak suryametro.id melalui sambungan telponnya, Jum’at (19/3/2021).

Lebih jauh, pihak RSU Unaaha yang menangani Samsul Bahri juga tidak memberikan penjelasan yang pasti terkait penyebab orang nomor satu di Koltim itu tiba-tiba pingsan dan tak lama meninggal dunia.

“Tim dokter tidak menyampaikan yang lain, hanya menyampaikan tidak bisa tertolong lagi, jantungnya sudah berhenti berdetak. Sekarang jenazah menuju Rujab Bupati Koltim. Istri dan keluarga almarhum semua ada semua di UGD. Sekarang semua lagi persiapan menuju Rujab,” tutupnya.

Bupati Kolaka Timur H Samsul Bahri Madjid, saat di acara puncak HKG di Kendari. (Dok. for suryametro.id)

Baca Juga : Mendadak Pingsan, Bupati Koltim Dibawa ke RSUD Unaaha

Sebelumnya, Bupati Koltim, Samsul Bahri Madjid mendadak jatuh pingsan usai bermain sepak bola di Lapangan Rate-Rate, Sabtu (19/3/2021) sore. Samsul Bahri yang baru meneguk air putih itu tiba-tiba terjatuh dan tak sadarkan diri.

Melihat kejadian tersebut, Samsul Bahri langsung dilarikan ke RSU Unaaha, Kabupaten Konawe untuk mendapatkan tindakan medis. Namun sayang, nyawa Samsul Bahri tidak dapat tertolong.

Samsul Bahri Madjid adalah Bupati yang baru saja dilantik oleh Gubernur Sultra, Ali Mazi pada, Jum’at (26/2/2021) lalu. Samsul Bahri memenangkan Pilkada Koltim periode 2021-2026 berpasangan dengan Andi Merya Nur.

Samsul Bahri-Andi Merya Nur diusung oleh beberapa partai politik. Diantaranya, PDI Perjuangan, Demokrat, PAN dan Gerindra. Pasangan ini berhasil memenangkan Pilkada dengan mengalahkan calon incumbent, Tony Herbiansyah-Baharuddin. (adm)