Stok Sedikit, Ibu-Ibu di Baubau Masih Rebutan Minyak Goreng

127
Warga yang didominasi emak-emak terlihat antri disalah satu swalayan Kota Baubau untuk mendapatkan minyak goreng. Foto: La Ode Muh. Abiddin

BAUBAU, suryametro.id – Ratusan warga yang didomonasi emak-emak di Kota Baubau menyerbuh sebuah swalayan yang menjual minyak goreng murah, Rabu malam (9/3/2022).

Untuk mendapatkan minyak goreng bersubsidi itu, warga harus rela mengantri berjam-jam untuk bisa mendapatkannya. Namun, ada juga sejumlah warga yang tidak kebagian.

Dari info yang dikumpulkan suryametro.id, pihak swalayan membuka pelayanan penjualan minyak goreng pada pukul 21.00 Wita. Dalam penjualannya, pembelian 1 liter minyak goreng warga harus berbelanja minimal Rp 50.000, sedangkan 2 liter warga berbelanja minimal Rp 100.000.

Asni, salah seorang warga yang mendapatkan minyak goreng itu mengaku, dirinya telah antri selama beberapa jam untuk bisa mendapatkan 1 liter minyak goreng dengan harga Rp 14.000. Namun sebelum mendapatkan minyak goreng 1 liter, ia harus berbelanja sebesar Rp 50.000.

“Saya dapat hanya 1 liter, tapi harus belanja Rp 50.000 dulu untuk bisa dapatkan 1 liter itu,” jelasnya saat ditemui wartawan.

Warga lainnya yang mendapat minyak goreng juga mengaku, pihak swalayan menyampaikan akan membuka pada pukul 21.00 Wita. Namun sebelum dibuka, ia harus mengantri usai sholat magrib.

“Kalau saya setelah magrib sudah mengantri untuk bisa dapat minyak goreng mas,” jelasnya.

Sementara itu, adapula seorang warga yang tidak mendapatkan minyak goreng, hal itu dirasakan oleh Novi. Ia mengatakan, datang ke swalayan itu pada pukul 21.05 Wita dan telah banyak mengantri dan minyak yang disediahkan telah habis terjual.

“Saya berharap kepada pemerintah agar penjualan minyak goreng tidak langka lagi. Sekarang ini susah sekali dapat minyak goreng, kalaupun ada harga 2 liter itu bisa mencapai Rp 70.000 hingga Rp 80.000,” pungkasnya.

Penulis: La Ode Muh. Abiddin