Surunudin Dangga Paparkan Rencana Pembangunan Konsel Dihadapan DPRD

90
Bupati Konsel, H Surunuddin Dangga saat memberikan sambutan pada rapat pleno DPRD memperingati HUT Konsel Ke-18. Foto: Udin/suryametro.id

ANDOOLO, suryametro.id – Bupati Konawe Selatan (Konsel) H Surunudin Dangga menjabarkan sederet karya-karya nyata dan prestasi yang diraih, pada periode pertamanya 2015 – 2020. Dihadapan pimpinan dan anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD), pimpinan OPD, Camat dan Forkopimda.

Hal itu disampaikannya dalam rapat paripurna DPRD, memperingati HUT ke-18 Kabupaten Konsel yang dipimpin Ketua DPRD Konsel Irham Kalenggo, bersama Wakil Ketua I Armal dan Wakil Ketua II Hj Hasnawati.

Pada kesempatan itu juga, Bupati Konsel menyampaikan arah pembangunan lima tahun kedepan bersama Wakilnya Rasyid. Mulai dari prioritas pada peningkatan SDM yang unggul, peningkatan bidang pelayanan kesehatan, penanganan stanting peningkatan Puskesmas menjadi BLUD, pembangunan infrastruktur perdesaan, pembangunan ruas jalan strategis dan jembatan.

Dan hilirisasi produk pertanian penyediaan penggilingan padi kualitas premium, pengembangan produk kelapa dan turunannya. Dimana dengan hilirisasi pertanian akan memberikan multiplier effect, yang luas baik dari penerimaan daerah maupun banyak menyerap tenaga kerja atau padat karya.

Juga pembangunan dua Desa maju disetiap Kecamatan dengat pilot project 25 Kecamatan, pemulihan kesehatan dan ekonomi pada masa pandemi covid 19, percepatan vaksinasi, dan pembangunan sektor UMKM dengan pemberian fasilitas kredit KUR dan pusat investasi pemerintah (PIP)

“Pada program selanjutnya, kami akan optimalisasi pendapatan daerah dan pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif, dengan fokus pada objek wisata pantai Namu, air terjun Moramo dan Rawa Aopa Watumohai,” jelasnya.

Dari semua itu, pada periode pertamnya ia sudah membuktikannya, dengan berbagai prestasi dan capaian yang diraih, mulai dari dibidang infrastruktur pengaspalan jalan sejauh 120.6 Km, 21 buah jembatan dengan panjang 360,77 Meter, pembukaan jalan baru Lapuko – Laonti dan Langgapulu – Namu sepanjang 50,9 Km.

“Untuk rumah tidak layak huni dari 17.272 unit tahun 2015, telah direhalibitasi 12.842 unit, tuntas 74,35% tersisa 25,65%. Pada bidang pertanian dan perkebunan terjadi peningkatan produksi padi dari 108.359 ton tahun 2015 jadi 117.094 ton di tahun 2020, dan peningkatan produksi jagung 6.857 ton 2015 jadi 46.035 ton di 2020,” papar H. Surunuddin Dangga.

Lanjutnya, dibidang peternakan perikanan, pembangunan pusat bibit sapi/padang penggembalaan dan pembangunan bagang apung, serta peningkatan produksi tambak udang. Juga pembangunan pusat kuliner, pemberian bantuan sosial covid 19, pembangunan BTS atau layanan signal dan PLTS di Kecamatan Laonti, pembangunan dan penataan kawasan PKL, pengembangan Desa Wisata Namu dan pengembangan ekonomi kreatif.

“Mendukung peningkatan pelayanan pemerintahan di tingkat Kecamatan, yakni pembangunan kantor Kecamatan Andoolo Barat, Sabulakoa, Kolono Timur konstruksi 1 lantai dan konstruksi 2 lantai di Kantor Camat Palangga, Landono, Konda. Serta pembangunan Rujab Camat Landono dan Laeya,” ungkapnya.

Lebih lanjut dipaparkan Surunuddin, untuk bidang kesehatan, pendidikan dan keagamaan, pembangunan 6 Puskesmas plus Kecamatan Angata, Tinanggea, Laeya, Moramo, Ranomeeto dan Konda. Serta pembangunan PAUD terpadu dan pembangunan gedung Islamic Center.

“Selanjutnya pembangunan pasar rakyat berbasis kawasan, bantuan bus sekolah, kerjasama Badan Pengkajian dan Penerapan teknologi (BPPT) dalam penerapan sistem pemerintahan berbasis elektronik (SPBE), pemasangan perangkat internet super wi-fi di 21 Puskesmas,” bebernya.

Sementara itu, untuk prestasi yang diraih tambah mantan Ketua DPRD Konsel ini, yakni telah terjadi penurunan angka kemiskinan 13,4% di tahun 2015 menjadi 10,8 1% di tahun 2019, terdapat peningkatan klasifikasi Desa utamanya Desa tertinggal dari 116 tahun 2015 menjadi 11 desa di tahun 2020, raih pengelolaan keuangan semakin baik dengan opini WTP 3 tahun berturut-turut.

“Kemudian meningkatnya jumlah penerima program Keluarga harapan (PKH) keluarga Penerima Manfaat (KPM) dari 8.614 KPM tahun 2016, menjadi 16.851 KPM tahun 2020. Pada sektor investasi meningkat Rp40 Triliun di tahun 2020 dari Rp443 Miliar pada 2015, dan penyerapan tenaga kerja juga meningkat signifikan sebanyak 17.602 orang di tahun 2020, dari hanya 288 orang pada tahun 2015,” tuturnya.

Konsel sambung dia, raih predikat nilai “B” untuk akuntabilitas kinerja 3 tahun berturut-turut 2017,2018 dan 2019 dari Kemenpan, anugrah sebagai Kabupaten berkinerja baik dari Kemendagri, anugerah predikat kepatuhan standar pelayanan publik dari Ombudsman, terbaik pertama penyusunan perencanaan pembangunan dari Pemprov Sulawesi Tenggara 2019, Kabupaten peduli HAM 2017-2018 dari Kemenkumham.

“Selanjutnya sebagai tokoh Pembangunan Daerah dari Lembaga Prestasi Rekor Indonesia Dunia (LAPRID), anugerah inovasi pembangunan infrastruktur untuk inovasi daerah Indonesia, sebagai tokoh inovatif pemerintahan dalam mewujudkan Konsel hebat, pengembangan potensi petani muda dari Korea Federation of Farmer Association Korea Selatan, Manggala Karya Kencana Keluarga Berencana dari Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan RI, Kabupaten kreatif dari Badan Ekonomi Kreatif dan Anugerah Budi Praja sebagai Kabupaten yang memiliki Inovasi Pembangunan dari Kemenristek Dikti,” pungkasnya.

Diakhir sambutannya, ia mengucapkan dirgahayu Kabupaten Konsel ke -18, terima kasih kepada seluruh anggota dewan dan seluruh elemen masyarakat atas dukungan dan kontribusinya dalam mengawal pembangunan, khususnya kepada tokoh-tokoh pendidikan dan tokoh pejuang pembentukan Kabupaten Konawe Selatan,” tandasnya.

Reporter: Udin
Editor: Herman Erlangga