Terkait PPKM Mikro, Pemkot Baubau Akan Koordinasi dengan Pemprov Sultra

66
Terkait PPKM Mikro, Pemkot Baubau Akan Koordinasi dengan Pemprov Sultra. Doc. suryametro.id

BAUBAU, suryametro.id – Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Ali Mazi sudah mengeluarkan Surat Edaran No 550/2841 tentang Ketentuan Protokol Transportasi Selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Berbasis Mikro Terbatas.

SE tersebut dikeluarkan berkaitan dengan perkembangan kasus positif Covid-19 di beberapa daerah, termasuk Sultra yang mengalami trend peningkatan kasus.

Meski SE tersebut juga ditujukan kepada seluruh bupati dan wali kota se-Sulawesi Tenggara, namun Kota Baubau sendiri sampai saat ini belum menerapkan PPKM Mikro.

Sekretaris Daerah Kota Baubau, Roni Mochtar kepada suryametro.id mengaku belum sempat membaca secara detil apa yang tertuang dalam SE Gubernur tersebut.

“Untuk ederan Pak Gub, saya belum sempat baca karena baru keluar kemarin. Tapi rasanya, Kota Kendari yang ditegaskan untuk PPKM Mikro,” tegas Roni, Rabu (7/7/2021) malam.

Untuk memperjelas hal tersebut, Roni yang juga sebagai Wakil Ketua III Satgas Covid-19 Kota Baubau tetap akan melakukan koordinasi bersama Pemprov Sultra terkait hal tersebut. Apakah nantinya Kota Baubau juga akan menerapkan PPKM Mikro atau tidak.

“Terkait PPKM, Baubau masih mau koordinasi dengan pemerintah Provinsi. Karena baru Kendari yang di prioritaskan,” tambahnya.

Meski demikian, Pemkot Baubau terus melakukan upaya-upaya strategis dalam rangka mencegah penyebaran Covid-19. Selain terus mengimbau masyarakat tetap menerapkan 5M (mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak, menjauhi kerumunan dan mengurangi mobilitas), Pemkot juga terus mengimplementasikan 3T (testing, tracing dan treatment).

“Namun demikian, kita tetap bersiap melakukan upaya strategis untuk mencegah makin mewabah nya Covid-19. Yang penting Protkes jadi perhatian kita,” urainya.

Penulis : Hariman