Tingkatkan Penanaman Modal, Pemkab Buton Gelar Bimtek Kemudahan Berusaha

26
Bupati Buton, La Bakry saat menghadiri dan membuka kegiatan bimbingan teknis/sosialisasi kemudahan berusaha bagi pelaku usaha - Doc: Kominfo Buton

BUTON, suryametro.id – Untuk peningkatan penanaman modal yang berkualitas, dalam upaya mendorong pertumbuhan ekonomi, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buton melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP), menggelar kegiatan bimbingan teknis/sosialisasi kemudahan berusaha bagi pelaku usaha

Kegiatan yang digelar di Aula Hotel Buton Raya, Selasa (24/8/2021) kemarin, dihadiri dan dibuka secara resmi oleh Bupati Buton Drs La Bakry MSi. Juga dihadiri, anggota DPRD Buton serta pejabat eselon II dan III, dengan pelaksanaan protokol kesehatan yang ketat.

Dengan adanya kegiatan itu juga, untuk meningkatan pemahaman dan keterampilan agar bisa memahami dan mengetahui ketentuan dalam hal perizinan usaha PTSP secara cepat dan tepat. Dimana, selama 2 tahun terakhir terutama setelah adanya undang-undang cipta kerja, pelaku usaha diharapkan agar menyiapkan seluruh dokumen persyaratan perizinan usaha yang dibutuhkan.

“Hal ini merupakan salah satu cara pemerintah untuk membuka kesempatan yang seluas luasnya untuk semua anak negeri yang mempunyai usaha. Selain kemudahan berusaha, juga untuk penyerapan tenaga kerja lokal,” ungkap La Bakry dalam sambutannya.

Sedangkan, untuk modal dasar pemerintah mempermudah dengan sistem KUR lewat bank pemerintah. Dari Sosialiasi ini juga, harapanya para pelaku usaha kecil agar tidak ragu untuk menyiapkan dan mengurus berkas perizinan usaha. Sebab di Kabupaten Buton sekitar 600 lebih pelaku usaha telah mengurus perizinan usaha.

“Jika yang mengurus perizinan ini bisa bertambah dalam hal ini bisa membuka peluang dan meningkatkan kapasitas usahanya,” kata Bupati Buton.

Orang nomor satu di Buton itu juga mengingatkan, agar dinas terkait bisa selalu memberikan informasi kepada pelaku-pelaku usaha lain, agar bisa mengakses perizinan dan mengakses permodalan lewat pinjaman lunak dari bank pemerintah.

“Jika banyak usaha yang memiliki izin, mampu bayar pajak serta pembangunan juga bisa berkelanjutan,” tutupnya.(Adm)