Vaksinasi Tahap Dua, 125 Personil Polres Baubau Perdana di Vaksin

52
Vaksinasi tahap dua, 125 Personil Polres Baubau Divaksin gelombang pertama. Foto: Adhil/suryametro.id

BAUBAU, suryametro.id – Kepolisian Resort (Polres) Baubau, jadi instansi pelayan publik pertama di Kota Baubau yang diberikan jatah vaksin untuk tahap kedua. Total ada 125 dari 400 personilnya, diberi kesempatan ikut proses vaksinasi gelombang pertama Senin, 15 Maret 2021.

Kapolres Baubau, AKBP Rio Tangkari mengungkapkan, untuk vaksin tahap ke dua, diperuntukan bagi instansi yang berhubungan langsung dengan masyarakat. Untuk di Kota Baubau, jatah vaksin yang diberikan sebanyak 550 vial dan 125 vial dari jumlah tersebut diperuntukan bagi Polres Baubau.

“Selebihnya akan disalurkan ke instansi pelayan publik lainnya seperti TNI dan instansi pemerintah lainnya yang berhubungan langsung dengan masyarakat. Nah yang sekarang ini baru gelombang pertama untuk vaksin tahap ke dua, selanjutnya untuk gelombang ke duanya dijadwalkan dua minggu yang akan datang,” kata AKBP Rio Tangkari.

Kapolres Baubau, AKBP Rio Tangkari didampingi Toni Lim Putra CEO TM Group dan juga sebagai pemerhati kesehatan dan Sekertaris Dinas Kesehatan Kota Baubau, La Madi saat pembukaan vaksinasi tahap dua di Polres Baubau. Foto: Adhil/suryametro.id

Proses vaksinasi ini, merupakan bentuk kepedulian pemerintah terhadap seluruh pelayan publik. Untuk itu Rio Tangkari berharap, seluruh jajaran Polres Baubau bisa mengikuti proses vaksin dengan baik. Sehingga nantinya, bisa menjadi energi baru untuk seluruh personil Polres Baubau serta dapat terlindungi saat melaksanakan tugas di wilayah kerja masing-masing.

“Semoga dengan vaksin ini, kita semua bisa lebih terlindungi dari paparan Covid-19. Namun tentunya, protokol kesehatan harus tetap dilakukan dan sebagai anggota Polri bisa jadi pelopor penerapan protokol pencegahan Covid-19 di lingkungan tempat tinggal masing-masing,” kata Kapolres menutup.

Sementara itu, Musida salah satu petugas pelaksanaan vaksinasi dari Dinas Kesehatan Kota Baubau menjelaskan, ada empat tim vaksinasi yang disiapkan terbagi atas tim verifikasi, registrasi, screening atau pemeriksaan kesehatan untuk mengecek kondisi tubuh sebelum proses vaksin dan tim petugas vaksin.

“Nah kalau sudah di vaksin, mereka harus tetap berada dekat dengan petugas medis yang sudah disiapkan. Setelah disuntik, akan dipantau kondisinya selama 30 menit untuk memastikan tidak ada gejalan efek samping pasca vaksin. Dan alhamdulillah, tidak ada yang mengalami efek samping. Semua proses berjalan dengan aman dan lancar,” ucap Musida.

Penulis: Adhil