Wakil Bupati Konsel Kesal Kendaraan Dinas Dipakai untuk Urusan Pribadi

252
Wakil Bupati Konsel Rasyid, saat memantau apel pagi - Foto: Udin/suryametro.id

ANDOOLO, suryametro.id – Belakangan ini, didapati kendaraan-kendaraan dinas di Konawe Selatan (Konsel) digunakan untuk urusan pribadi. Dimana terlihat, kendaraan dinas berlalu lalang dari Kota Kendari menuju Kabupaten Konsel tanpa alasan jelas.

Hal tersebut membuat Wakil Bupati Konsel, Rasyid merasa kesal dan menegur keras sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) pada apel pagi gabungan, yang diikuti staf dan Oraganisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemkab Konsel, Senin (21/6/2021)

Dikatakannya, ia sangat menyayangkan banyaknya ASN mengaku putra daerah, namun tinggal diluar Konsel. Apalagi, selalu menggunakan mobil dinas pada urusan lain, yang semestinya dipakai hanya saat bertugas dan mengambil start dari ibu kota Konsel.

“Mengaku putra daerah, tapi tinggalnya di luar Konsel, gimana mau maju daerah kita yang usianya telah memasuki ke-18, kalau kerja dan terima gajinya disini namun hasilnya dibawah keluar,” ungkap Rasyid, Wakil Bupati Konsel dengan nada kesal.

Dengan adanya hal tersebut, ia selaku penanggung jawab pengawasan baik aparatur maupun dibidang pembangunan, meminta ASN menetap sekitar lokasi kerja. Kemudian, akan memerintahkan Satuan Polisi Pamang Praja (Satpol PP) untuk menindaki kendaraan berplat merah Pemda Konsel, jika berkeliaran bukan urusan kerja.

“Saya akan berkoordinasi dengan Bupati, pekan depan saya akan buat surat penugasan ke Satpol PP untuk menahan kendaraan dinas diperbatasan Konda dan Ranomeeto serta perbatasan lainnya pada setiap Senin pagi,” tegasnya.

Lanjutnya, jika ingin berurusan mulai dari Andoolo, seharusnya ASN untuk tinggal di Konsel, khususnya para pejabat lingkup pemda Konsel, agar menempati rumah dinas yang telah disediakan.

“Hal itu mesti dilaksanakan, karena dengan menetap, dapat membantu meningkatkan pelayanan dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitar, yang berimplikasi terhadap kemajuan daerah,” jelasnya.

Selain itu, Wakil Bupati Konsel juga merasa geram, setelah mendapatkan baliho dan x banner Bupati dan Wakil sebelumnya, yang masih terpajang dibeberapa instansi. Padahal, ia sudah dilantik kurang lebih dua bulan menjadi Wakil Bupati.

“Sudah berjalan 56 hari kami dilantik, tapi masih ada foto lama terpasang di kantor-kantor. Tolong hargai dan tertibkan, Saya tidak gila hormat tapi ini wajib dalam pemerintahan,” jelasnya.

Kemudian, orang nomor dua di Konsel itu, juga berulang kali menyinggung tingkat kedisiplinan kehadiran pegawai, termasuk mengikuti apel pagi. Selanjutnya, ia bakal memerintahkan bagian BKPSDM, memberikan sanksi dan menyebut daftar nama disetiap apel, bagi aparat yang malas.

Reporter: Udin