ANDOOLO, suryametro.id – Pemerintah Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), saat ini tengah melakukan penilaian di sejumlah Kecamatan. Hal itu, untuk memastikan tata kelola pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat berjalan maksimal.
Penilaian lomba Kecamatan ini dipimpin langsung Asisten I Sekretariat Daerah (Setda) Konsel, H Amran Aras sebagai Ketua Tim Penilai Lomba. Fokus penilaian sendiri, berupa evaluasi kinerja pemerintah kecamatan sesuai amanat dalam PP nomor 17 tahun 2018.
“Hari ini kami sudah melakukan penilaian di Kecamatan Palangga, Laeya, Landono dan Sabulakoa. Sudah 12 Kecamatan yang kami nilai dari 25 Kecamatan yang ada di Konsel,” kata Arman Aras, Kamis (04/08/2022).
“Visi misi pak Bupati itu salah satubya tentang tata kelola pemerintahan berawal dari bawah sebagai ujung tombak pelayanan masyarakat. Dari Desa, Kecamatan juga dalam rangka menjalankan RPJMD Bupati,” ujar Amran.
Amran menuturkan penilaian ini terkait tata kelola pemerintahan. Dimana Bupati Konsel H Surunuddin Dangga menginginkan bagaimana penguatan pemerintahan di Kecamatan sampai pada pelayanannya.
“Aspek-aspeknya yakni inovasi pelayanan Desa, Kecamatan dan pelayanan kepada masyarakat. Untuk mewujudkan program Bupati dalam penguatan tata kelola pemerintahan. Semua dinas turun menilai berdasarkan tugas pokoknya,” tuturnya.
Sementara itu Camat Sabulakoa, Rahmat Saleh SStp mengatakan, sejak mekar di tahun 2014, pemerintah Kecamatan Sabulakoa terus memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat.
Salah satu indikatornya kata dia, dapat dilihat dari partisipasi masyarakat dalam kegiatan-kegiatan sosial dan pemerintahan di Kecamatan Sabulakoa.
“Pelayanan kita maksimalkan dari Desa, sampai ditingkat Kecamatan. Partispasi masyarakat dalam kegiatan sosial dan pemerintahan juga tinggi. Angka kriminalitas di Sabulakoa nihil,” tutur Rahmat.
Bahkan kata Rahmat, di Kecamatan Sabulakoa pemerintah Kecamatan melakukan pembinaan dibidang olahraga. Gudang atlet Wushu di Konsel ada di Sabulakoa. Pada pekan olahraga provinsi di Kolaka dua tahun lalu, beladiri Wushu berhasil menyumbangkan tujuh medali emas, 12 medali perak dan 21 medali perunggu bagi daerah. Bahkan Kejurda Wushu menjadi juara umum. Dimana atletnya sebagian besar berasal dari Kecamatan Sabulakoa.
“Bukan saja disisi pemerintahan, hasil bumi dari perkebunan, pertanian dan holtikultura di Kecamatan Sabulakoa penyuplai terbesar di Kota Kendari,” tukasnya.
Penulis: Udin